Home Anak Susah Makan Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan Anak

Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan Anak

2016-12-17 07:18:10 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan Anak

Ada satu masalah yang sering dialami Bunda, yakni “anak susah makan”.

Kalau terjangkit masalah ini, apa yang akan Bunda lakukan?

Apakah Bunda sudah pernah mencoba memberikan jamu cekok pada anak?

Ya Bunda, jamu cekok adalah metode yang digunakan nenek kita jaman dulu untuk membuat kita jadi doyan makan. Cara tradisional ini hingga kini masih dipercaya karena khasiatnya. Ada banyak kandungan dalam jamu cekok ini, yang diramu sedemikian rupa oleh nenek kita hingga menjadi obat tradisonal untuk kembalikan nafsu makan anak yang hilang.

Beberapa bahan dalam jamu cekok ini adalah: temu ireng, kunyit, kencur, daun papaya, sambiloto, tempe busuk. Ada satu lagi bahan yang tak boleh terlewat Bunda, yakni temulawak. Tanaman yang memiliki nama latin Curcuma xanthorriza ini memang termasuk bahan jamu cekok yang diraumu dengan bahan lainnya.

Apa itu temulawak? Sudah kenalkah Bunda dengan salah satu bahan alam ini?

Temulawak adalah tanaman asli Indoensia yang juga masuk ke golongan rempah yang sering digunakan sebagai bahan obat, sumber karbohidrat, sebagai bahan penyedap masakan dan juga minuman, pewarna alami makanan dan kosmetik. Manfaat temulawak sendiri bisa dilihat dibawh ini:

Manfaat temulawak untuk kesehatan:

Karminativum dalam temulawak Berdasarkan jurnal Kesehatan Masyarakat, vol 11 no 1, Temulawak dapat meningkatkan nafsu makan dengan kandungan karminativum (antiflatulen). Menurut BKTM (2013 dalam jurnal diatas), berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dinyatakan bahwa dengan dosis 1125-2500 mg kurkumin perhari, tidak menampakkan adanya toksisitas. Untuk meningkatkan nafsu makan, disarankan oleh para ahli untuk memberikan dosis 2 gram rimpang kering dari temulawak, bisa dibuat dalam bentuk infus yang diberikan 2-3 kali sehari. Sementara untuk orang dewasa, dosis yang diberikan adalah 250-500 mg/hari. Dosis yang diberikan untuk anak-anak adalah minimal sepertiga dari dosis orang dewasa yakni 330 mg per hari.

Tahukah Bunda? Kandungan kurkuminnya memiliki fungsi sebagai antitumor, antioksidan, dan juga obat malaria (Ramdja, et dalam Ambarwati 2015).

Bunda, tahukah kenapa anak kurang nafsu makannya atau malah tidak punya nafsu makan sama sekali?

Dalam penelitian ini juga dijabarkan bahwa salah satu dari sekian banyak penyebab anak susah makan adalah karena ketidakseimbangan produksi empedu yang mempengaruhi dorongan untuk makan atau rasa lapar. Untuk itulah, nenek kita dulu sering memberi jamu cekok untuk merangsang produksi empedu hingga akan memunculkan nafsu makan anak dan diiringi dengan penambahan berat badan.

Peran temulawak dalam hal ini sendiri, selain mengandung karminativum juga mengandung efek farmokologi sebagai zat aktif  sebagai anti inflamasi (anti peradangan) dan juga menghambat edema atau pembengkakan. Minyak atsiri dalam temulawak juga berkhasiat untuk cholagogum, sejenis bahan yang merangsang pengeluaran cairan empedu yang berfungsi sebagai penambah nafsu makan.

BKTM (2013 dalam Ambarwati 2015) memaparkan bahwa temulawak atau Curcuma xanthorrizae  merupakan tanaman yang mempunyai efek hepatoptotektif dan mampu meningkatkan nafsu makan pada orang yang sulit makan.

Hal ini didukung oleh pernyataan dalam jurnal Turmeric and Curcumin: Biological Actions and Medicial Application menyatakan bahwa Curcuma mampu mempercepat proses pencernaan lipid oleh lipase serta meningkatkan sekresi kelenjar empedu yang membantu emulsi lemak, jadi secara tidak langsung mampu mempercepat pengosongan lambung.

Tubuh manusia butuh waktu yang lama untuk mencerna lemak, sehingga membuat makanan butuh waktu lama untuk dicerna. Dengan demikian, pemberian curcuma mampu memprosees lemak lebih cepat dan mengosongkan lambung hingga meningkatkan nafsu makan.

Bunda, setelah mengetahui manfaat temulawak di atas, masih ragukah Bunda untuk memilih bahan alam ini sebagai teman tumbuh kembang si Kecil? Jika Bunda ingin tau lebih mendalam tentang temulawak, Bunda bisa baca di artikel berikut "Sifat dan Kandungan Kimia Temulawak".

Sumber:

Ambarwati, Retno dan Marni. 2015. “Khasiat Jamu Cekok Terhadap Peningkatan Berat Badan pada Anak”. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 11 (1), 102-111.

Tags:

Artikel Terkait

Belum ada komentar

Bergabung sekarang untuk memberikan komentar