Home Tumbuh Kembang Anak Ciri-Ciri Flek Paru pada Anak & Cara Penanganannya

Ciri-Ciri Flek Paru pada Anak & Cara Penanganannya

2016-12-08 16:15:23 Ciri-Ciri Flek Paru pada Anak & Cara Penanganannya

Bunda, menjadi orang tua adalah tanggung jawab yang besar. Anak adalah anugrah yang harus dijaga dan didampingi pertumbuhan dan perkembangannya. Namun kenyataannya, tugas Bunda tidaklah mudah. Ada banyak problem dan masalah yang ditemui dalam mengiringi masa tumbuh kembangnya. Salah satu masalah yang ditemui Bunda adalah terkait dengan ancaman flek paru pada anak. Penyakit ini adalah penyakit menular yang mengancam pertumbuhan dan perkembangan anak.

Flek paru adalah  salah  satu jenis penyakit yang bisa bertahan dalam tubuh pada masa yang panjang. Saat ini, penyakit ini bisa disembuhkan dan diobati. Pencegahannya pun sudah bisa dilakukan, yakni dengan memberikan vaksin. Sebagai Bunda yang memiliki anak dengan flek paru, maka harus sabar dan konsisten dalam mendampinginya dalam pengobatan dan terapi medis.

Mengenal flek paru

Penyebab flek paru adalah  adanya bakteri yang menyebar dari satu orang ke orang yang lain. Penularannya bisa melalui udara, yakni ketika penderita mengalami batuk, bersin, berbicara, meludah, bahkan tertawa. Salah satu flek paru yang banayk diderita anak di dunia adalah tuberculosis (TB). Tb bukanlah batuk biasa.

Sejauh mana Bunda mengenal TB, flek paru berbahaya pada anak?

Naskah publikasi dari Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI tentang Tuberkulosis, menyatakan bahwa TB adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang organ paru-paru. Sekarang, penyakit ini bisa diobati tanpa menimbulkan komplikasi lanjutan. Meskipun TB sudah ada sejak 500 tahun sebelum masehi, tetapi penemuan  obatnya baru terjadi di dua abad terakhir.

Gejala dan Ciri-ciri flek paru pada anak

Gejala utama anak yang menderita TB yaitu:

  1. Mengalami batuk berdahak selama dua mingguatau lebih
  2. Berkeringat pada malam hari meskipun tidak melakukan kegiatan fisik
  3. Mengamali demam dan meriang lebih dari sebulan

Gejala tambahan anak yang menderita TB yaitu:

  1. Mengeluarkan dahal yang bercampur darah
  2. Batuk darah
  3. Mengalami sesak nafas
  4. Badan cenderung sering lemas
  5. Malaise; tidak nyaman, badan lesu
  6. Penurunan pada nafsu makannya
  7. Diikuti penurunan berat badan

Berdasarkan laporan WHO tahun 2003, terdapat kasus penderita TBC mencapai 8,6 juta kasus yang terjadi di tahun 2002. Indoneisa sendiri berdasarkan dari informasi naskah publikasi dari kementrian kesehatan di atas, dinyatakan bahwa di Indonesia bisa  berpeluag untuk mengalami penurunan angka penyakit dan juga kematian akibat TBC menjadi setengahnya di tahun 2015 jika dibanding dengan kasus  yang terjadi di tahun 1990.

Cara penanganan flek paru-paru tuberculosis

saat ditemukan sebuah kasus TB, maka langkah awal yang dilakukan adalah dengan memberikan pelayanan  pengobatan selama enam bulan berturut-turut. Bunda, selain dari rutin minum obat dari dokter, anak juga dibantu dalam menjaga daya tahan tubuhnya, yakni dengan memberikan asupan yang baik, seperti makanan berigizi.

Bunda, untuk dampingi anak dalam masa tumbuh kembangnya, khususnya di masa penyembuhan dan terapi pengobatannya, damping ia dengan Vitabumin, yang mengandung madu, ekstrak ikan gabus, dan ekstrak temulawak, yang membuat mempersembahkan kebaikan dari alam.

Tags:

Artikel Terkait