Home Anak Susah Makan Faktor yang mempengaruhi berat badan anak tidak ideal

Faktor yang mempengaruhi berat badan anak tidak ideal

2016-12-17 06:46:44 Faktor yang mempengaruhi berat badan anak tidak ideal

“Mengapa anakku kurus dan tidak seperti teman-temannya yang lain?”

“Berat badan anakku susah naik, padahal susah minum suplemen anak ini itu, tapi beratnya susah nambahnya.”

Apakah Bunda salah satu dari banyak ibu yang mengeluhkan berat badan anak tidak ideal sesuai tahapan usianya? Jika begitu, maka Bunda memiliki masalah yang sama dengan jutaan Bunda lainnya di dunia. Jika Bunda belum mengetahu apakah Si Kecil sudah ideal atau belum, Bunda dapat membaca artikel kami  yang berjudul "Cara Mengetahui Berat Badan Ideal untuk Balita". Masalah anak susah naik berat badan ini memang menjadi masalah yang paling umum ditemui. Nyatanya, bukan hanya masalah penyakit atau kekurangan asupan gizi saja, namun juga ada banyak faktor lainnya yang mungkin belum bunda tahu.

Salah satu faktornya adalah adanya gangguan pertumbuhan “gagal tumbuh” istilah gagal tumbuh ini biasa digunakan untuk menyatakan masalah yang terjadi pada anak yang tak mampu tumbuh sesuai tahapan usianya. Gagal tumbuh ini lebih khusus untuk menggambarakan tidak adanya penambahan berat badan yang diharapkan.

Berikut ini adalah alasan kenapa anak susah mendapatkan berat badan idealnya, dikutip dari health.kompas.com:

  1. Gangguan fungsi saluran cerna

Fungsi cerna yang tidak baik bisa membuat anak susah mendapat asupan nutrisi yang membantunya naik berat badan. Masalah ini sering tidak Bunda sadari, sehingga membuat anak mengalami gangguan pada tumbuh kembangnya. Bahkan, sering dianggap normal oleh para Bunda. Masalah ini bisa dimulai sejak umur 6 bulan usai pemberian ASI eksklusif. Karena gangguan saluran cerna, maka akan terjadi reaksi yang disebut simpang makanan, seperti adanya alergi makanan dan juga intoleransi makanan.

Gangguan ini bisa ditandai dengan anak sering rewel, kolik, dan juga menangis terus tanpa sebab khsusnya pada malam hari. Gangguan lain bisa dalam bentuk anak sering ngiler, sering cegukan, anak berak ngeden, gumoh, dan bahkan sampai berak warna merah. Gangguan pada anak dalam hal ini juga bisa ditandai dengan nyeri perut, sering buang air besar, dan juga kembung.

  1. Gangguan saluran cernaorganic

Ganguan ini bisa dibilang sangat jarang terjadi.Gangguan ini bisa membuat anak mengalami tanda-tanda berikut ini: Atresia bilier, Hepatitis Bibir sumbing, Plyoric stenosis, Hirschsprung’s disease.

  1. Gangguan otak dan susunan saraf pusat

Masalah pada hal ini bisa menyebabkan gangguan kesulitan makan yang membuat anak terlambat pertumbuhannya. Gangguan lain bisa juga berupa ketidaknormalan pada jantung, sistem pernapasan, kelainan pada darah, dan juga penyakit ganas lainnya.

  1. Perawakan pendek

Hal ini banyak terjadi, bahwa anak memiliki berat badan yang tak ideal di usianya karena perawakan dari orang tuanya yang pendek. Jadi, secara genetik, anak mengikuti pola pertumbuhan ayah atau ibunya. Perawakan pendek ini bisa diartikan dengan keadaan dimana tinggi badan seseorang anak berada di bawah ukuran normal dan tidak sesuai umurnya.

Bunda, demikian tadi beberapa faktor yang bisa membuat berat badan anak  tidak ideal sesuai dengan pertambahan usianya. Jadi, faktor pemberian makanan gizi anak yang kurang baik bukan salah satu penyebab anak susah gemuk, ada banyak faktor lain yang mempengaruhi. Jadi Bunda, jika berat badan ideal anak belum tercapai, cari dulu penyebabnya, jika perlu bawa anak ke dokter untuk mengetahui jika ada gangguan medis yang menyertai keluhan ini. Jika berat badan Si Kecil kurang ideal karena susah makan, Bunda bisa coba resep khusus yang sudah kami post dalam artikel "Resep Makanan Anak Susah Makan"

Sumber:       

http://health.kompas.com, “Mengapa Anakku Kurus danSuit Gemuk?”, 24 Februari2011, accessed 2016 December 14.

Tags:

Artikel Terkait

Belum ada komentar

Bergabung sekarang untuk memberikan komentar