Home Daya Tahan Tubuh Penanganan Yang Tepat Saat Anak Demam

Penanganan Yang Tepat Saat Anak Demam

2016-12-16 12:01:36 Penanganan Yang Tepat Saat Anak Demam

Bunda, saat anak terserang demam, seringkali Bunda jadi panik  dan  kalang kabut sendiri karena tidak tahu apa yang harus Bunda lakukan untuk menolong si Kecil. Ujung-ujungnya, Bunda akan memberi antibiotik sebagai cara menurunkan demam anak atau malah langsung membawanya ke dokter. 

Tenang Bunda! Ketika si Kecil sakit panas, resep pertolongan pertama jika anak demam yang harus diaplikasikan adalah tetap tenang dan jangan panik. Setelah itu, apa yang harus Bunda lakukan? Baca selengkapnya dibawah ini Bunda, agar jadi Bunda cerdas dan tanggap dengan apapun yang terjadi pada si Kecil.

  • Periksa suhu tubuhnya

Bunda bisa memeriksa seberapa panas demam anak dengan menyentuh kulitnya. Agar lebih akurat, gunakan thermometer digital untuk tahu suhu anak. Tempat paling baik adalah dengan meletakkan thermometer pada ketiak anak.

Bagi Bunda yang belum tahu bagaimana menggunakan thermometer digital, berikut cara menggunakannya: baca terlebih dahulu petunjuk dalam kemasan, tekan tombol untuk memulai pengukuran suhu, baru setelah itu letakkan alat ini pada ketiak anak. Untuk melihat hasilnya, tunggu sampai Bunda mendengar alat tersebut berdenyit halus yang menandakan bahwa suhu tubuh anak sudah bisa dibaca.

Suhu tubuh normal adalah 37 derajat Celcius. Jika suhu anak sudah mencapai 37,2 ke atas, maka mengindikasikan bahwa anak mengalami demam. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh Bunda? Baca langkah kedua ini Bunda!

  • Cegah dehidrasi pada si Kecil

Untuk demam yang terlalu tinggi, lekas bawa anak ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat. Namun jika demam anak relatif ringan, maka pastikan dahulu bahwa anak tidak mengalami dehidrasi atau kehilangan banyak cairan tubuh. Berikan ASI dengan telaten dalam waktu yang cukup lama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat demam. Bunda bisa pula memberikan air putih jika memang si Kecil sudah tidak mengkonsumsi ASI lagi.

  • Jangan pakaikan pakaian tebal

Bunda, kala anak demam, Bunda sering salah persepsi dan malah memakaikan baju tebal dan juga selimut pada anak. Padahal, untuk anak yang demam, malah dianjurkan untuk tidak memberikan pakaian yang tebal. Kenapa begitu Bunda? Hal ini diharapkan dapat membantu pertukaran udara anak yang sedang demam.

  • Bantu dengan memberikan air kelapa muda

Bunda, ada satu lagi ampuh untuk bantu turunkan demam anak, yakni dengan memberikan air kelapa muda. Umur berapa anak sudah bisa menerima jenis minuman alami ini?

Anak yang susah mencapai umur lebih dari 6 bulan sudah bisa diberi air kelapa muda. Langkah ini penting untuk memulihkan cairan tubuh anak yang rentan terkena dehidrasi.

  • Seka, kompres, atau mandikandengan air hangat

Bunda, jika selama ini masih menggunakan es atau air es untuk menurunkan demam si kecil, maka mulai sekarang Bunda perlu tahu bahwa cara terbaik agar demam turun adalah dengan menggunakan air hangat. Usapkan air hangat atau suam kuku ke kepala anak dengan lembut. Air es mungkin bisa saja cepat menurunkan suhu tubuh anak, namun penurunan suhu tubuh yang cepat ini bisa menyebabkan anak kejang-kejang. Selain itu, anak yang mengalami kenaikan suhu yang cepat juga menyebabkan kejang demam.

Kapan Bunda harus meminta pertolongan Dokter? Bunda, segera bawa anak ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat jika anak bunda mengalami hal ini:

  • Muncul bintik-bintik merah yang tidak biasa
  • Mengantuk yang luar biasa
  • Kaku pada leher
  • Susah nafas
  • Kejang demam selama lebih dari 5 menit
  • Anak tidak juga membaik walaupun setelah kejang demam
  • Kejang lebih dari satu kali secara beruntun

(Sumber: Anak Alami, oleh ibu Robin Lim. 2009. Yayasan Bumi Sehat)

Bunda, untuk pertolongan pertama, Bundalah yang berperan penting dalam hal ini. Setelah tahapan pertolongan dari Bunda di atas diaplikasikan bantu pula penurunan demam anak dengan memberikan obat atau ramuan terbaik. Jika Bunda percaya dan yakin untuk memberikan bahan kimia pada anak dalam bentuk parasetamol atau ibuprofen, maka Bunda bisa memberikannya. Namun, jika Bunda ingin memberikan obat yang alami, Bunda bisa memberikan resep terbaik dari nenek moyang, seperti pemberian nenek moyang. Bunda bisa meracik sendiri obat penurun panas anak yang jelas alami dan aman, tanpa resiko yang mungkin dihadapi anak dalam jangka panjang, seperti:

Pijatan dengan ramuan herbal

Gunakan minyak kayu putih/ minyak kelapa, 2-3 parutan bawang merah, dan seiris jeruk nipis/asamJawa. Pijatkan ramuan tersebut ke seluruh kulit anak, seperti punggung, dada, dan perut.

Kalau Bunda sudah tahu cara menangani demam anak, maka diharapkan, Bunda bisa memberikan pertolongan pertama yang tepat.

 

Sumber:

id.theasianparent.com, by A. Maya TM. “10 Cara Alami Atasi Demam pada Anak”. Accessed 2016, December 15.

Lim, Robin. Anak Alami. 2009. Yayasan Bumi Sehat.

Tags:

Artikel Terkait

Belum ada komentar

Bergabung sekarang untuk memberikan komentar