Home Daya Tahan Tubuh Tanda-tanda Demam Berdarah Pada Anak Dan Cara Pencegahanya

Tanda-tanda Demam Berdarah Pada Anak Dan Cara Pencegahanya

2016-12-29 07:42:10 Tanda-tanda  Demam Berdarah Pada Anak Dan Cara Pencegahanya

Dear Bunda, Bunda pasti sudah pernah mendengar penyakit demam berdarah bukan? Penyakit demam berdarah atau Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit tropis yang bisa menyebabkan kematian.

Indonesia adalah negara peringkat kedua setelah negara Brazil yang memiliki kasus demam berdarah tertinggi di dunia. Di lingkungan sekitar pun kita kerap mendengar orang terserang penyakit demam berdarah.

Namun apakah bunda sudah benar-benar mengenal tentang apa itu penyakit Demam Berdarah dan tanda-tanda demam berdarah pada anak?

Tanda-tanda Demam Berdarah Pada Anak 

Mulanya, gejala yang timbul diawali dengan demam tinggi hingga mencapai 41 C,  badan menggigil, nyeri sendi, otot serta tulang dan sakit kepala. Timbul juga rasa sakit di belakang bola mata.

Bunda perlu mencermati pola demam yang menyerang Si Kecil karena penting untuk menganalisa apakah demam Si Kecil disebabkan oleh demam berdarah ataupun penyakit yang lain. Berikan pertolongan pertama bila anak demam yaitu dengan memastikan mereka beristirahat serta obat pereda demam sesuai dosis

Ciri-ciri demam berdarah yang lain adalah pada beberapa bagian tubuh anak dapat mengalami bintik-bintik merah. Pada kondisi yang lebih jarang, dapat pula terjadi pendarahan yang ringan dari gusi dan hidung anak.

Gejala ini umumnya muncul pada 4 hingga 10 hari setelah anak digigit nyamuk yang terinfeksi virus dengue. Pada umumnya gejala tersebut dapat memburuk bahkan mengancam nyawa akibat kebocoran pembuluh darah dan penurunan jumlah trombosit.

Kondisi ini dapat berisiko pendarahan dalam, gangguan pada paru-paru, jantung, ginjal, dan sakit parah pada bagian perut.

Penyebab Demam Berdarah (DBD)

Penyakit ini disebabkan  virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypty dan Aedes albopictus. Nyamuk dapat menggigit kapan saja, namun berdasarkan banyak penelitian dikatakan bahwa nyamuk tersebut lebih sering menggigit waktu pagi, siang, dan juga sore hari. Tak ada penelitian yang menyatakan bahwa demam berdarah bisa menular secara langsung melalui manusia (penderita).

Berdasarkan beberapa penelitian, diketahui bahwa nyamuk ini tak dapat terbang jauh, hanya sekitar radius 100 meter saja. Namun dengan jumlah penduduk yang terus bertambah dan mobilitas yang terus meningkat mengakibatkan virus ini semakin menyebar luas.

Cara Pencegahan Demam Berdarah

Bunda pasti setuju bukan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati?Sebelum Si Kecil terlanjur terinfeksi demam berdarah, Bunda bisa melakukan beberapa tindakan berikut sebagai pencegahan :

  1. Berikan makanan sehat untuk anak sebagai pembentuk imunitas si kecil
  2. Menyemprot seisi rumah dengan obat pembasmi nyamuk.
  3. Membersihkan bak mandi, dispenser, serta wadah penyimapanan air secara berkala.
  4. Memasang kawat nyamuk pada seluruh lubang ventilasi yang ada di rumah.
  5. Menggunakan kelambu di ranjang tempat tidur anggota keluarga.
  6. Menggunakan lotion anti nyamuk
  7. Jika Si Kecil atau anggota keluarga yang lain terkena demam berdarah, jangan lupa untuk lapor ke RT/RW setempat supaya diadakan penyemprotan nyamuk di lingkungan tempat tinggal Bunda
  8. Bunda juga perlu membiasakan pola hidup sehat pada Si Kecil agar tidak mudah terinfeksi penyakit.

Demikian bunda tanda-tanda demam berdarah pada anak dan cara pencegahannya. Semoga bermanfaat buat Bunda dan Si Kecil Ya :)


Tags:

Artikel Terkait

Belum ada komentar

Bergabung sekarang untuk memberikan komentar