Home Tumbuh Kembang Anak 10 Cara Menghadapi Anak Tantrum

10 Cara Menghadapi Anak Tantrum

2017-02-20 22:36:14 10 Cara Menghadapi Anak Tantrum

Bunda apakah bunda pernah mengahadapi anak tantrum? Anak pemarah sepertinya menjadi hal yang sangat biasa. Pada dasarnya, anak-anak memiliki sifat dasar periang. Namun saat mereka masih sangat kecil, mereka sering menjadi pemarah atau tantrum. Namun Bunda tidak perlu khawatir, karena semakin mereka besar, keinginan untuk marah semakin berkurang. Hal ini dikarenakan Si Kecil dapat berkomunikasi dengan orang tua dan mengutarakan apa yang mereka rasakan. Yuk kita simak 10 cara cerdas menaklukkan tantrum Si Kecil :

  1. Diamkan Sejenak Si Kecil

Saat tantrum, Si kecil kehilangan kontrol atas dirinya. Kendali dirinya dipegang oleh emosi. Area otak Si kecil yang mengendalikan pembuatan keputusan dan penilaian pada saat tantrum seketika tidak berfungsi. Ini alasan mengapa Bunda perlu sejenak mengabaikan Si Kecil hingga tantrumnya selesai. Ibarat seseorang dalam situasi tenggelam, tentunya tidak tepat mengajarkan mereka untuk bisa berenang. Kata-kata apapun meski baik, tidak akan berfungsi, kata-kata Bunda di saat Si kecil masih tantrum justru akan memperkeruh suasana. Jadi, diamkan Si Kecil sejenak untuk meluapkan emosinya.

  1. Berikan Waktu Untuk Ungkapkan Perasaannya

Terkadang Si Kecil hanya membutuhkan waktu untuk bisa mengutarakan perasaannya terutama perasaan marahnya. Memberikan kesempatan Si Kecil untuk berbicara dapat membantu Si Kecil untuk mengutarakan perasaannya dengan cara yang benar dan tidak merusak. Dengan meluapkan segenap perasaannya, ia akan lebih lega dan mendapatkan kembali kontrol dirinya. Tanyakan pada Si Kecil “kenapa Adek marah? Apa Adek laper? Apa Adek capek?”. Jika sudah mengungkapkan perasaannya maka  kemarahannya akan reda.

  1. Fokuslah Pada Si kecil

Si Kecil tantrum salah satu penyebabnya bisa karena ia meminta perhatian Bunda yang sibuk dengan pekerjaan Bunda. Tidak ada salahnya bila Bunda menemani Si Kecil sejenak di saat ia membutuhkan kehadiran Bunda hanya untuk sekedar menemaninya bermain. Setelah Si kecil lelah, ia akan menemukan keasyikannya sendiri dan ini saat yang tepat bagi Bunda untuk melanjutkan aktivitas Bunda.

  1. Membawanya Ke tempat yang Tenang

Bawalah Si Kecil ke tempat yang membuatnya tenang. Bila Bunda sedang berada di tempat umum, akan lebih baik bila Bunda membawanya keluar dari keramaian. Mengubah tempat dapat mengubah perilaku.

  1. Gunakan Bahasa Isyarat

Untuk Si kecil yang berusia 2-3 tahun dimana pembendaharaan kata mereka masih terbatas, mereka akan sulit untuk mengutarakan keinginan mereka. Anak-anak usia ini biasanya memiliki kosakata hanya sekitar 50 kata. Komunikasi mereka terbatas, namun mereka memiliki semua pikiran dan keinginannya harus dipenuhi. Untuk menghindari kesalahpahaman, satu solusinya yaitu gunakan bahasa isyarat. Berilah isyarat seperti susu, makan, atau tidur untuk mengetahui penyebab tantrum mereka.

  1. Menawarkan makanan

Lelah dan lapar adalah dua hal terbesar pemicu tantrum. Orang tua kadang bingung mencari penyebab anaknya mengamuk padahal mereka hanya merasa lelah atau lapar. Beri si kecil makanan atau ajak mereka ke tempat tidur.

  1. Memberi Hadiah Bila Ia Mau Mengontrol Kemarahannya

Bila Bunda sedang di restoran bersama Si Kecil, katakan padanya “Bunda minta Adek duduk dan makan yang baik ya, Bunda yakin Adek bisa kok. Kalo adek berhasil anteng, Adek boleh lho minta dicritain cerita apa aja malem nanti”.

  1. Bicara Dengan Tenang

Bunda harus tetap tenang saat Si Kecil mengamuk. Saat ia mulai tenang, Bunda bisa mengajaknya bercanda. Anak pemarah perlu di 'taklukkan' dengan sedikit humor dan candaan ringan, seperti bermain ekspresi wajah, tebakan 'maksa' dan banyak lagi cara membuat si kecil yang ngambek tersenyum lagi.

  1. Beri Pelukan dan Ciuman Hangat

Setelah kemarahan Si Kecil reda, berikan ia pelukan dan ciuman terhangat Bunda. Pelukan akan memberikan energi baru untuknya. Pelukan juga dapat diartikan bahwa Bunda memaafkan Si kecil yang telah berbuat tidak menyenangkan dengan ngamuk dan marah tanpa alasan jelas.

  1. Ajak Ia mandi

Banyak orang tua telah membuktikan bahwa mandi, bermain air dan busa sabun dengan aroma kesayangan si kecil dapat membuatnya tenang kembali. Jangankan mereka, kita pun akan merasa rileks setelah berendam dengan air hangat di bathtub ditemani dengan sabun aromaterapi, bukan?

 

Sumber :

http://www.parents.com

https://id.theasianparent.com

Tags:

Artikel Terkait