Home Tumbuh Kembang Anak 10 Kebiasaan Buruk Si Kecil yang Perlu Dihentikan

10 Kebiasaan Buruk Si Kecil yang Perlu Dihentikan

2017-03-06 00:47:03 10 Kebiasaan Buruk Si Kecil yang Perlu Dihentikan

Bunda,

Beberapa kebiasaan buruk dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil. Oleh karena itu penting untuk mendorong Si Kecil untuk menghentikan kebiasaan buruknya sedini mungkin. Berikut 10 kebiasaan buruk pada Si Kecil dan tips untuk mendorong mereka menghentikan kebiasaan tersebut. Kebiasaan buruk menghambat pertumbuhan mental dan fisik normal Si Kecil.

  1. Menggigit kuku

Si kecil biasanya menggigit kuku ketika merasa tidak aman, cemas atau gugup dan secara bertahap bisa menjadi kebiasaan. Peganglah jari-jari Si Kecil setidaknya selama 10-20 detik sebelum mereka menggigit kuku mereka.

  1. Menyentuh bagian pribadi

Si Kecil suka menyentuh dan mengeksplorasi tubuh mereka. Kadang mereka menyentuh bagian pribadi mereka. Menjadi hal yang memalukan ketika mereka melakukannya di depan umum ya Bunda. Bila mengalami situasi seperti ini, tetaplah tenang Bunda. Jangan membuat Si Kecil merasa bersalah. Cobalah untuk mengalihkan perhatian ketika Si Kecil melakukannya di depan umum. Bunda sebaiknya tidak menegur Si kecil secara terbuka di hadapan umum. Jelaskan dengan lembut bahwa menyentuh alat kelaminnya bukanlah hal yang baik (tanpa perlu dirincikan lebih lanjut). Seiring waktu, kebiasaan itu akan sembuh.

  1. Menarik Rambut

Kebiasaan ini lebih sering ditemukan pada anak perempuan. Hal ini dapat mengakibatkan rambut rontok. Mereka melakukannya cukup sering ketika mereka bosan.  Berikan Si kecil aktivitas yang menarik dan bermakna sehingga ia tidak mudah bosan.

  1. Mengisap jempol

Beberapa anak mengisap jempol ketika mereka merasa mengantuk atau lelah. Ini memberi mereka banyak kenyamanan ketika mereka melakukannya, Padahal kebiasaan buruk ini mengakibatkan nyeri atau infeksi pada jari jempol dan masalah gigi. Buatlah Si Kecil merasa nyaman dan sibuk. Berikan pula hadiah bila dalam satu hari ia tidak mengisap jempolnya. Coba taruh setetes jus daun papaya atau makanan pahit pada jempol Si Kecil. Si Kecil tidak akan menyukai rasanya dan berhenti mengisap jempol.

  1. Ngemil sepanjang hari

Beberapa anak memiliki kebiasaan mengunyah atau menggigit sesuatu sepanjang hari. Sebagai hasil dari yang mereka tidak merasa lapar selama waktu makan. Kebiasaan ngemil sepanjang hari tentu saja dapat menyebabkan obesitas pada anak-anak. Coba aturlah jadwal ngemil Si Kecil Bunda. Tawarkan pula makanan ringan bergizi dan jauhkan dari junk food.

  1. Sering bohong

Anak-anak biasanya berbohong untuk menghindari hukuman. Jadi sebaiknya Bunda tidak memarahi mereka ketika mereka berbohong. Beritahu Si Kecil bahwa ketika mereka mengakui kesalahan Bunda tidak akan memarahi mereka. Berikan pujian atau reward saat Si Kecil mau mengakui kesalahannya.

  1. Berbicara dengan bahasa kasar

Si Kecil mulai menggunakan bahasa kasar atau buruk saat mereka sangat marah atau tantrum. Si Kecil merasa apa yang mereka katakan itu benar. Bunda perlu menghentikan kebiasaan ini sedini mungkin. Hindari menggunakan kata-kata buruk atau kasar di depan Si Kecil. Karena Si Kecil mencontoh semua perilaku Bunda dan Ayah.

  1. Suka menuntut

Si Kecil biasanya suka menuntut mainan atau hadiah. Jangan biarkan ini menjadi kebiasaan ya Bunda. Jangan menyerah pada tuntutan mereka Bunda. Belajarlah untuk mengatakan 'NO'.

  1. Sulit bangun tidur

Baiknya, Bunda lebih mengontrol waktu tidur Si Kecil di malam hari agar waktu tidurnya cukup. Bagus juga untuk membiasakannya bangun pada jam-jam yang ditentukan sekalipun mereka masih malas dan mengantuk.

  1. Terpaku pada TV

Menonton kartun pilihan atau satwa liar masih tergolong baik saja. Namun acara sinetron, serta yang memerlukan bimbingan orangtua akan sangat tidak baik jika ditonton Si Kecil. Karena bisa mempengaruhi pikiran serta imajinasinya. Jika ada waktu luang, sebaiknya anak melakukan hobi lain atau diperkenalkan pada banyak hal yang jauh lebih bermanfaat.

 

Sumber :

http://www.indiaparenting.com

Tags:

Artikel Terkait