Home Cerita Bunda 9 Jenis Kecerdasan Manusia, Si Kecil Termasuk Cerdas Jenis Apa?

9 Jenis Kecerdasan Manusia, Si Kecil Termasuk Cerdas Jenis Apa?

2016-12-05 11:36:23 9 Jenis Kecerdasan Manusia, Si Kecil Termasuk Cerdas Jenis Apa?

Dear Bunda,

Tahukah Bunda? Semua anak sebenarnya memiliki potensi yang berbeda. Si A kurang cemerlang dalam hal matematika, tapi Si A sangat hebat dalam berolahraga. Pernahkah Bunda menemukan hal yang serupa pada Si Kecil?

Berbagai potensi yang terpendam pada diri Si Kecil sebenarnya adalah “harta karun” bagi Bunda. Namun, maukah Bunda menggali “harta karun” tersebut? ;)

“Harta karun” tersebut berupa kecerdasan majemuk, atau multiple intelligences. Multiple intelligences ini merupakan teori kecerdasaan yang disampaikan oleh Howard Gardner. Gardner menjelaskan bahwa setiap anak memiliki kecenderungan kecerdasan dari sembilan kecerdasan, yaitu cerdas eksistensial, cerdas bahasa (linguistic), cerdas alam (naturalis), cerdas matematis-logis (kognitif), cerdas diri (intrapersonal), cerdas gambar dan ruang (visual-spasial), cerdas bergaul (interpersonal), cerdas musik (musikal), dan cerdas gerak (kinestetik).

Tapi, itu kira-kira artinya apa ya Bund? Hmm ternyata definisi kecerdasan menurut Gardner ini sudah ditulis kembali oleh Suyadi, dalam bukunya Anak yang Menakjubkan. Yuk Bund disimak bareng-bareng.

  1. Kecerdasan eksistensial, merupakan jenis kecerdasan yang mampu merasakan dan menghayati berbagai pengalaman rohani atas pelajaran atau pemahaman sesuai keyakinan kepada Tuhan. Biasanya nih Bund, kecerdasan ini dimiliki oleh para ahli spiritual, filsuf, atau tokoh agama.
  2. Kecerdasan linguistik, dimana seseorang ini memiliki kemampuan menyusun apa yang di pikirannya dan mengungkapkannya dengan bahasa yang mudah dimengerti orang lain. Orang yang memiliki kecerdasan ini biasanya mengungkapkan pikirannya dengan berbicara, membaca, dan menulis. Sehingga, dapat mudah ditebak jika para orator, pengacara, negosiator, atau para pemimpin dunia memiliki kecerdasan ini Bund, iya kan?
  3. Kecerdasan naturalis, kecerdasan ini lebih mengarah pada kemampuan untuk mengenali lingkungan dan memperlakukannya secara proporsional. Antropolog, neorolog, arkeolog, atau pecinta lingkungan merupakan seseorang yang sangat hebat dalam kecerdasan naturalis.
  4. Kecerdasan matematis-logis, biasanya ia akan mampu menangani bilangan, perhitungan, pola, serta pemikiran logis dan ilmiah. Dan kecerdasan matematis-logis ini dimiliki oleh para ilmuwan dan filsuf.
  5. Kecerdasan intrapersonal, seseorang akan mampu mengenali dan memahami dirinya sendiri serta berani bertanggung jawan atas perbuatannya sendiri. Para motivator, filsuf, trainer, dan para ahli dalam bidang ilmu tertentu biasanya sangat mampu memahami dirinya dan memiliki kecerdasan ini.
  6. Kecerdasan visual-spasial, kecerdasan ini biasanya akan membuat seseorang mampu melihat secara detail, sehingga ia mampu melihat segala objek yang diamati. Lalu kemudian, apa yang telah ia amati mampu ia lukiskan kembali. Kecerdasan ini biasanya dimiliki oleh para insinyur (arsitek), pilot, penemu, atau navigator.
  7. Kecerdasan interpersonal, menunjukan bahwa seseorang mampu berhubungan dengan orang sekitarnya, sehingga ia bisa merasakan secara emosional, seperti suasana hati, temperamen, maksud, dan kehendak orang lain. Dan sudah pasti, para psikolog, sosiolog, atau konselor (konsultan) memiliki kecerdasan interpersonal ini.
  8. Kecerdasan musikal, tentu dimiliki oleh para musisi, budayawan, dan seniman. Seseorang yang memiliki kecerdasan musikal biasanya akan mampu mengingat nada atau irama dalam memorinya, sehingga ia akan lebih mudah mengingat sesuatu jika diiringi dengan irama musik.
  9. Kecerdasan kinestetik, orang ini sangat pandai dalam menggunakan anggota tubuhnya untuk melakukan aktivitas untuk segala kebutuhan atau kepentingan hidupnya. Tentunya, ia juga akan mampu mewujudkan idenya melalui gerak fisik, seperti pada penari atau atlet.

Wah ternyata ternyata banyak banget ya Bund jenis-jenis kecerdasan. Setiap anak memiliki potensi kecerdasannya masing-masing. Ada anak yang memiliki satu kecerdasan dominan, namun juga ada anak yang memliki dua, tiga, atau bahkan semua kecerdasan tersebut.

Setelah memahami jenis kecerdasan di atas, Si Kecil nya Bunda termasuk dalam golongan kecerdasan mana nih? Menurut Gardner sendiri, tidak ada manusia yang bodoh, terutama jika stimulus yang diberikan tepat. Yuk Bund coba pahami kecerdasan Si Kecil serta bantu dan kembangkan kecerdasannya ;)

Sumber: Chatib, M. 2012. Orangtuanya Manusia: Melejitkan Potensi dan Kecerdasan dengan Menghargai Fitrah Setiap Anak. Bandung: Kaifa.

Oleh Bunda Devi (Karanganyar Solo)

Tags:

Artikel Terkait