Home Tumbuh Kembang Anak Anak Autis dan Cara Penanganannya

Anak Autis dan Cara Penanganannya

2016-12-13 14:18:05 Anak Autis dan Cara Penanganannya

Anak autis adalah anak yang memiliki gangguan komunikasi, interaksi sosial, pola bermain, gangguan indrawi maupun perilaku emosi yang berbeda dibanding anak normal. Ciri anak yang mengidap autis bisa dilihat saat anak berusia 3 tahun. Dahulu ada paradigma yang menyatakan bahwa anak autis tidak bisa disembuhkan. Namun sekarang, dirasa ada kemungkinan untuk meningkatkan tingkat kesembuhan anak autis lebih cepat apabila gangguan ini diketahui sejak dini.  Hal ini terbukti bahwa di luar negeri sudah ada anak autis  yang mampu menyandang gelar doktoral. Lalu, bagaimana menangani anak autis yang cenderung memiliki gangguan dalam komunikasinya?

Berikut akan kita pelajari bersama bagaimana model komunikasi yang tepat untuk anak autis. Dijelaskan dalam Jurnal ilmiah Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik, vol 1 (1) tahun 2010, bahwa ciri anak autis ada gangguan-gangguan berkomunikasi yang menjadi sebab adanya hambatan interaksi penderita dengan lingkungannya, sehingga terapi komunikasi menjadi sangat penting bagi penderita autis. Salah satu metode yang direkomendasikan dalam jurnal ini adalah metode LOVAAS yang diharapkan dapat menunjang penyembuhan penderita autis.

Ada beberpa hal yang perlu Bunda tahu tentang metode LOVAAS dalam jurnal ini;

  1. Berat ringannya derajat kelainan

Jika derajat kelainan semkain berat, maka anak akan sulit untuk kembali normal. Meskipun derajat anak autis itu ringan, namun perlu diingat bahwa anak autis juga membutuhkan terapi. Anak yang menderita autis meskipun ringan tidak akan bisa sembuh jika hanya ditangani secara tradisional saja.

  1. Usia anak

Anak yang menjalani terapi harus dilakukan sejak usia dini yang dilakukan secara teratur. Idealnya anak akan menjalani terapi pada usia 2 hingga 3 tahun. Meskipun demikian, bukan berarti anak yang usianya di atas 3 tahun sudah tidak bisa melakukan terapi lagi. Anak yang sudah melampaui usia 5 tahun pun harus tetap melakukan terapi sekalipun penyembuhannya tidak secepat usia ideal. Keterampilan minimal yang bisa dilakukan adalah mengajarkan keterampilan atau okupasi yang dapat mengajarkan anak untuk hidup mandiri.

  1. Intensitas penanganannya

Metode LOVAAS menetapkan terapi 40 jam perminggu. Syarat ini biasanya cukup dianggap berat oleh para orangtua. Jika terapi ini dilakukan di sekolah, maka orangtua biasanya akan terbentur pada masalah biaya yang besar. Dan apabila dilalukan di rumah sendiri maka orang tua tidak memiliki wkatu yang cukup, karena harus bekerja mencari nafkah.

  1. Dalam hal IQ

Semakin cerdas seorang anak, maka ia akan makin cepat menangkap materi yang diberikan. Bukan hanya kecerdasan IQ saja yang dilatih, melainkan kecerdasan emosional. Hal ini karena banyak anak autis yang sulit mengendalikan emosinya.

  1. Keutuhan pusat bahasa di otak anak

Tahukah Bunda, bahwa letak pusat bahasa anak ada di lobus parietalis kiri? Anak yang mengalami kerusakan atau kelainan pada bagian ini, maka anak akan mengalami kesulitan untuk berkata-kata layaknya anak normal. Bagi anak ini, maka latihan PECS (Picture Exchange Communication System) dan Compic (Computerized Pictograph) atau sering juga disebut bahasa gambar dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan anak ini.

Selain gambar, bisa juga dilakukan dengan bahasa isyarat dan bahasa tulisan ataupun ketikan melalui mesin ketik.

Jadi, bagi Bunda yang memiliki anak autis, disarankan oleh para peneliti untuk melakukan diagnosis anak sedini mungkin untuk membantu penyembuhannya yakni speech therapy. Speech therapy untuk anak autis  yaitu dengan menggunakan metode LOVAAS (Applied Behavior Analysis). Metode ini memiliki sistematika 40 jam perminggu, maka perkembangannya bisa dilihat secara terukur. Metode ini bisa pula disertai stimulus berupa pemberian hadiah untuk anak yang mau menuruti perintah terapis, dan bisa juga dengan memberikan hukuman bila anak tidak menurut.

 

Artikel Terkait :

  • Bisakah Autisme Disembuhkan ?
  • Jenis Makanan untuk Anak Autis
  • Ternyata, Awal Keberhasilan Terapi Perilaku Anak Autis Berasal Dari Hal Ini!
  • Terapi Perilaku Bantu Tingkatkan Pemahaman Anak Autis! Berikut Prinsip Dasar Pelaksanaan Terapi Perilaku Untuk Si Kecil!
  • Anak Autis Awalnya Berkembang Seperti Anak Normal! Kenali Ciri Gangguan Autisme Sejak Dini Untuk Penanganan Lebih Cepat!
  • Kasus Anak Autis Semakin Meningkat! Kenali Faktor Penyebab Autisme!
  • Musik Ternyata Dapat Digunakan Untuk Terapi Anak Autis! Berikut Latihan Terapi Yang Dapat Bunda Berikan!
  • Sebenarnya Anak Autis Itu Yang Gimana Sih?
  • Gejala Autisme Bisa Dihilangkan Dengan Terapi! Berikut Yang Harus Bunda Ketahui Untuk Mengoptimalkan Terapi Si Kecil!

 

Sumber:

Suryawati, Alit. 2010. Model Komunikasi Anak Autis Melalui Terapi Bicara Metode LOVAASā€. Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. 1 (1), 27-37.

Tags:

Artikel Terkait