Home Tumbuh Kembang Anak Cara Memaksimalkan Perkembangan Otak Anak

Cara Memaksimalkan Perkembangan Otak Anak

2017-03-20 01:51:44 Cara Memaksimalkan Perkembangan Otak Anak

Semua Bunda pasti ingin Si Kecil tumbuh menjadi seorang yang memiliki perkembangan yang maksimal. Salah satunya adalah perkembangan otaknya, yang bisa menjadi salah satu elemen penting dalam perkembangan Si Kecil. Dengan otak yang berkembang optimal, maka ia bisa dengan mudah menjalani hari-harinya.

Pada  enam tahun pertama kehidupan Si Kecil, ia bisa memiliki tahap perkembangan otak yang paling penting. Oleh karena itulah, Bunda bisa membantunya dalam mendapatkan perkembangan yang optimal. Tentunya dengan beberapa cara yang jitu dan mudah. Yang paling penting ialah, perhatikan pengasuhan Si Kecil. Kenapa demikian? Ya, karena pengasuhan sangat memberikan pengaruh besar dan signifikan pada perkembangan otak  anak.

Ada beberapa tahap perkembangan otak pada Si Kecil yang perlu Bunda tahu:

  1. Masa kehamilan

Seperti yang Bunda tahu bahwa masa kehamilan memberikan  pengaruh yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan otak bayi. Karena itulah, pada masa ini, Bunda bisa memaksimalkan perkembangannya dengan memberikan nutrisi yang terbaik. Konsumsi makanan yang dianjurkan ialah Omega 3 atau DHA.

  1. Saat Si Kecil lahir

Bayi lahir dengan lebih dari 100 miliar sel otak yang membantu dalam mengontrol fungsi utama dalam tubuhnya. Hal ini mempengaruhi fungsi intelektual Si Kecil. Nah, sepanjang anak bertumbuh sesuai tahapan usianya, terjadilah koneksi antara 100 miliar sel ini. Koneksi ini terjadi jika anak mengalami suatu hal yang baru yang melibatkan indera mereka.

Yang dilakukan Si Kecil seperti bicara, senyum, dan merasakan dapat menstimulasi koneksi otak Si Kecil. Jika pengalaman ini diulang-ulang, maka koneksi yang terbentuk akan semakin kuat.

  1. Tahap perkembangan otak anak

Perkembangan otak bisa mempengaruhi kecedasan Si Kecil. Berikut ini tahapannya:

  • Perkembangan motorik Si Kecil, terjadi pada masa kehamilan hingga usianya 5 tahun.

  • Perkembangan emosional, terjadi sejak Si Kecil lahir hingga usianya 2 tahun. Perkembangan yang paling sensitif terjadi pada usianya 10 hingga 18 bulan.

  • Perkembangan pada penglihatannya, dialami Si Kecil sejak lahir hingga usia 2 tahun.

  • Perkembangan kosa kata, terjadi sejak Si Kecil lahir hingga usianya  3 tahun.

  • Perkembangan bahasa kedua, terjadi saat usia Si Kecil  6 hingga 10 bulan.

  • Perkembangan logika atau matematika, terjadi sejak Si Kecil lahir hingga usianya 4 tahun.

  • Perkembangan dalam bidang musik, dialami Si Kecil sejak ia lahir hingga usianya 10 tahun.

Bunda, bukan hanya faktor genetika saja yang bisa mempengaruhi perkembangan Si Kecil lho. Ternyata pengasuhan dan pemeliharaannya pun juga turut mempengaruhi perkembangan otaknya ini.  Hal ini sesuai yang dinyatakan oleh UNICEF bahwa ada hubungan antara gen dan lingkungan pada perkembangan otak Si Kecil. Paduan antara pengalaman, pengasuhan, dan genetika yang di bawa oleh Si Kecil bisa membentuk perkembangan otak. Hal ini dikarenakan, otak merupakan organ sosial yang perkembangannya dipengaruhi oleh interaksi sosial yang terjadi di sekitar lingkungan Si Kecil. Otak butuh yang namanya aneka pengalaman untuk bisa berkembang. Hubungan dan interaksi Si Kecil dengan dunia luar dalam mempengaruhi perkembangan otak Si Kecil, selain faktor gentik yang ia dapat sejak lahir.

Bunda, setelah mengetahui fakta tersebut, mulai dari sekarang, mari perkaya Si Kecil dengan aneka pengalaman yang menyenangkan sejak ia dilahirkan. Agar segala perkembangannya mampu dioptimalkan.


 

Sumber:

id.theasianparent.com. “Bagaimana Cara Memaksimalkan Perkembangan Otak Anak?”. Diakses pada  11 Maret 2017.

blogs.unicef.org. UNICEF. “How Children’s Brains Develop-New Insight”. Diakses pada 11 Maret 2017.

Tags:

Artikel Terkait