Home Tumbuh Kembang Anak Cara Mendidik Anak Perempuan yang Bunda Harus Tahu

Cara Mendidik Anak Perempuan yang Bunda Harus Tahu

2016-12-15 11:19:50 Cara Mendidik Anak Perempuan yang Bunda Harus Tahu

Bunda, apakah Bunda ingin anak perempuan Bunda tumbuh menjadi gadis yang lembut, kuat, dan juga mandiri?

Seperti halnya anak laki-laki, anak perempuan pun harus diperlakukan dengan istimewa. Baik dalam pengasuhan, cara berbicara dan juga sediaan mainan dan permainan untuk mereka pun berbeda. Sebagai orangtua, kita tentu tidak ingin salah dalam mengasuh anak, karena setiap anak itu spesial dan akan tumbuh menjadi spesial pula dan berbeda dari anak lain. Untuk itulah Bunda, marilah kita belajar bagaimana cara mendidik anak perempuan agar ia tumbuh menjadi anak lembut, namun di lain sisi ia juga menjadi anak yang kuat dan berkarakter, karena apa yang Bunda ajarkan utuk anak saat ini, akan menjadi bekal ia untuk menyongsong masa depannya nanti. Dalam mengasuh dan mendidik anak perempuan, beberapa hal berikut ini tak boleh  Bunda lewatkan untuk pelajari dengan seksama:

Berhenti membandingkannya dengan anak laki-laki

Cara mendidik anak perempuan dan pengasuhannya tak sesederhana anak laki-laki. Ada banyak hal yang harus perempuan pelajari dan wajib tahu dalam hidupnya. Dalam hal ini Bunda memiliki peran penting. Anak perempuan punya cara pandang yang berbeda. Jadi, Bunda tidak bisa membanding-bandingkan anak perempuan Bunda dengan anak laki-laki. Anak perempuan itu berbeda baik dari sisi emosional maupun dalam hal kebutuhan fisiknya, Bunda.

Berpikirlah dari sudut pandang anak perempuan

Bagi Bunda, marilah kita coba mengasuh anak perempuan kita dengan mengunakan sudut pandang perempuan. Hal ini karena anak perempuan memiliki cara pandang yang berbeda, seperti dalam hal problem solving. Anak perempuan juga lebih lembut dan menggunakan feeling atau perasaan, meskipun tak sekuat anak laki-laki. Dalam hal konsentrasi dan fokus pun, anak perempuan lebih unggul, namun dalam hal lainnya, anak laki-laki bisa lebih unggul dibanding anak perempuan. Anak laki-laki lebih maskulin, sedangkan perempuan itu cenderung feminim.

Kembangkan potensi khas

Bagi orang tua yang ingin anaknya menjadi pintar dan juga mandiri, maka harus mengembangkan potensi dalam diri anak. Untuk itulah, Bunda harus mengetahui beberapa hal yang hanya ada pada anak perempuan, dan cenderung tak bisa ditemui pada diri anak laki-laki:

  • Anak perempuan itu merasa dicintai dan dihargai bila ditolong

Mekipun anak perempuan Bunda memiliki sikap ini, tetapi jangan lupa untuk ajarkan ia mandiri dan juga disiplin sedini mugkin. Sikap mandiri dan displin yang Bunda ajarkan akan ia bawa hingga dewasa. Dengan demikian, watak alamiah anak perempaun yang memang suka ditolong ini tidak akan membuatnya menjadi anak perempuan yang manja dan terlalu bergantung dengan orang lain.

  • Anak perempuan dalam satu waktu bisa melakukan beberapa hal

Kadang mungkin Bunda dibikin gemas sama anak perempuan, saat ia diajak bicara malah ia asik menggunting. Hal ini wajar, Bunda. Kenapa? Karena anak perempuan memang bisa melakukan beberapa hal dalam satu waktu. Seperti halnya Bunda yag bisa mengerjakan beberapa hal di waktu yang sama, seperti Bunda yang bisa memasak sambil bergosip, atau memasak beberapa makanan dalam satu waktu.

  • Anak perempuan lebih suka bekerjasama dibanding bersaing

Berbeda dengan anak lelaki yang lebih sering menjadi nomor satu dan menjadi yang diperhatikan, anak perempuan lebih menyukai kerjasama dibanding bersaing.Meskipun begitu, tak ada salahnya jika Bunda mengajarkan jiwa persaingan pada anak perempuan. Bersaing itu bukan suatu kejahatan, asal tidak merugikan orang lain. Untuk itu, sifat ini bisa Bunda kembangkan dengan mengikutsertakannya dalam lomba. Dengan begitu Bunda bisa juga mengajarkan untuk menerima kekalahan dan juga kemenangan.

  • Lidah untuk bertengkar

Ajaran anak untuk tidak menggunakan lidah untuk menyakiti orang lain, karena luka akibat ucapan bisa menyakiti lebih parah dibanding luka tonjokan. Jadi, ajaran anak perempuan Bunda untuk tidak suka mengolok-ngolok dan juga bertengkar dengan teman-temannya.

Jika Bunda bisa menerapkan cara-cara tersebut di atas, maka Bunda bisa menjadikan anak Bunda sebagai anak perempuan yang lembut, namun dilain sisi juga tangguh. Anak perempuan Bunda tidak perlu menjadi maskulin untuk kuat dan mandiri, namun ajarkan nilai kemandirian itu dengan cara yang berbeda agar ia juga belajar tentang kelembutan seorang perempuan.

Sumber:

http://www.ayahbunda.co.id/ accessed 2016, December 2016. Bagaimana Mengasuh Anak Perempuan.

Tags:

Artikel Terkait

Belum ada komentar

Bergabung sekarang untuk memberikan komentar