Home Tumbuh Kembang Anak Cara Mendidik Anak Yang Keras Kepala

Cara Mendidik Anak Yang Keras Kepala

2017-01-31 03:14:19 Cara Mendidik Anak Yang Keras Kepala

Bunda, apakah sepanjang hari si kecil bertingkah lucu dan menggemaskan?

Rasanya, sejak si kecil usianya bertambah, dia malah kadang menunjukkan sikap yang tidak Bunda sukai. Keras kepala dalah salah satunya. Untuk itulah Bunda, jangan bosan untuk belajar cara mendidik anak yang baik agar ia bisa tumbuh menjadi anak dengan karakter dan kepribadian yang baik pula. Nah, untuk anak keras kepala sendiri, ada cara yang bisa Bunda terapkan. Kan kalau Si Kecil terus-terusan keras kepala dan suka berantem sama si kakak atau adik, kan bikin Bunda pusing juga. Makanya, wajib jadi Bunda yang cerdas yang punya cara jitu untuk menjadikan anak lebih terkontrol.

Inilah beberapa cara mendidik anak yang keras kepala yang bisa Bunda terapkan:

  1. Jangan turuti semua keinginan anak

Setiap Bunda pasti menyayangi anaknya, sampai-sampai setiap keinginannya selalu dituruti. Padahal cara mendidik ini belum tentu menjadikan anak untuk hidup lebih baik di masa depannya kelak. Malah justru anak akan manja, dan menjadikannya keras kepala. Dia akan merengek seharian untuk mendapatkan keinginannya. Maka dari itu, jangan biasakan untuk menuruti keinginan anak ya Bunda! Biarkan mereka berusaha mendapatkan apa yang ia inginkan. Ajarkan padanya bahwa untuk mendapatkan sesuatu, ia harus melakukan usaha.

  1. Jangan terlalu banyak melarang anak

Anak aktif cenderung memiliki rasa ingin tahu yang besar. Jadi wajar jika anak lincah dan suka menjelajah. Karena terlalu khawatir, makanya banyak orangtua yang suka mengatur anak dan memberinya batasan-batasan padanya. Padahal, larangan justru membuat anak menjadi penasaran untuk melakukannya. Jika memang Bunda ingin melarang anak, maka katakan padanya juga resiko dari apa yang akan datang jika ia melanggarnya hingga anak bisa berpikir logis.

  1. Ajarkan anak untuk tidak berbohong

Bunda, jangan sekali kali memberikan contoh pada anak untuk berbohong. Justru, ajari mereka untuk terbuka atas segala isi hatinya dan juga pikirannya. Ia harus jujur dalam setiap keadaan. Jangan ajarkan anak untuk tertutup dan memendam perasaan mereka. Untuk melatih hal ini, maka Bunda harus memberi contoh dengan juga bicara terbuka pada anak.

  1. Jangan gunakan kekerasan fisik

Apa yang Bunda lakukan pada akhirnya akan dilakukan pula oleh anak. Jadi jika Bunda tidak mau anak belajar kekerasan, jangan hukum anak dengan kekerasan fisik. Karena suatu saat ia bisa jadi anak yang tumbuh membangkang dan keras kepala. Biasakan untuk berkomunikasi dengan lemah lembut pada anak, namun dengan tegas, agar ia mendengar apa yang Bunda katakan.

Di satu sisi, Bunda adalah sosok yang lembut, namun di sisi lain Bunda adalah sosok yang kuat dan tegas.

 

Sumber:

https://keluarga.com. “Tips Mendidik Anak Agar Tidak Manja, Keras Kepala dan Dapat Mandiri”. Diakses pada 24 Januari 2017.

Tags:

Artikel Terkait

Belum ada komentar

Bergabung sekarang untuk memberikan komentar