Home Anak Susah Makan Menyeimbangkan Gizi Anak

Menyeimbangkan Gizi Anak

2016-12-29 23:31:19 Menyeimbangkan Gizi Anak

Ada banyak jenis makanan untuk anak yang baik untuk kesehatan, dan ini disadari betul oleh Bunda, namun tidak semua anak memiliki nafsu makan yang baik. Ada anak yang hanya mau makan makanan itu-itu saja, ada anak yang suka makan dengan porsi sedikit, dan juga ada anak susah makan. Padahal, di masa tumbuh kembangnya, anak butuh banyak jenis makanan sehat.

Meksipun Bunda tahu bahwa hal ini merupakan masalah yang serius, namun tak mudah juga mencari jalan keluar agar anak mau makan.

Bunda sebisa mungkin sajikan makanan dengan gizi seimbang. Nah, berikut ini ada gambaran cara pemberian makanan anak yang benar, disebut dengan piramida makanan. Sudah kenalkah Bunda pada piramida makanan ini?

  • Pada tingkat pertama yang paling dasar terdiri dari makanan pokok, bisa berupa roti, sereal, kentang atau nasi.

Makanan ini menyediakan kebutuhan energi untuk anak bisa tumbuh dan bermain dengan kuat. Anak khususnya di usia 4-6 tahun butuh lebih banyak kebutuhan makan dari makanan pokok ini setiap harinya.

  • Pada tingkat kedua, ada buah dan sayur.

Makana ini menyediakan vitamin dan juga mineral pada tubuh anak. Berikan 2 hingga 4 kali penyajian setiap harinya. Sayur dan buah beku boleh saja diberikan, namun tidak akan sebagus kualitas buah dan sayur segar. Ingat ya Bunda, kentang tidak ada dalam daftar ini, karena ia masuk ke dalam makanan pokok yang menyediakan kebutuhan energy berupa karbohidrat.

  • Tingkat selanjutnya adalah produk susu, keju, dan juga yoghurt.

Anak Bunda pasti menyukai jenis makanan ini, karena rasanya yang enak dan manis. Ternyata bukan hanya rasanya, Bunda namun makanan tersebut juga kaya akan kandungan nutrsi yang bagus untuk tubuh.Pada tingkat ini, akan memberikan kecukupan akan kalsium yang bantu anak memperkuat tulang dan giginya. Susu maupun produk susu pada umumnya juga memberikan asupan protein dan energi bagi tubuh. Anak butuh 3 kali sajian jenis makanan ini setiap harinya. Butter dan juga cream tidak ada dalam tingkatan ini ya Bunda, karena makanan ini rendah protein dan juga kalsium.

  • Tingkat ke empat adalah daging, ikan, dan juga makan alternatif lain yang sejenis seperti buncis

Makanan ini menyediakan kebutuhan protein untuk pertumbuhan dan juga zat besi untuk memaksimalkan fungsi tubuh. Jumlah sajian makanan ini adalah dua kali tiap harinya.

  • Yang terakhir, pada tingkatan paling atas, kita akan menemui sejumlah makanan manis , seperti coklat, biscuit, cake, dan juga snack

Karena letaknya diatas, maka makanan ini harus disajikan dalam jumlah yang kecil. Jika biasanya anak suka makan makanan ini, maka kurangi ya Bunda, dan sajikan sesuai piramida makanan ini.

Nah Bunda, jika sudah tahu piramida makanan yang benar, maka sudah jadi tugas Bunda untuk menyajikan berbagai makanan tersebut di atas dengan kreasi Bunda sendiri.

Jangan salahkan anak jika tak mau makan, lebih baik  cari tahu sebabnya terlebih dahulu, misalnya karena:

  • Bisa saja makan Bunda tidak terlalu menarik untuk disentuh anak
  • Rasa kurang familiar di lidah, jadi harus dibiasakan sedikit demi sedikit untuk pengenalan rasa baru
  • Bisa jadi juga anak Bunda sedang sakit.

Cara mengatasi anak susah makan, semua tergantung dengan Bunda, salah satunya adalah dengan mengajaknya untuk berpartisipasi dalam kegiatan memasak hingga ia bisa mengetahui bagaimana proses memasak yang benar dan memilih bahan makanan yang sehat.

Untuk mengatasi anak susah makan, menu berikut ini bisa Bunda coba karena mengandung keragaman makan:

Untuk sarapan:

  • Sajikan roti, atau kentang dengan butter dan margarin. Tidak melulu harus nasi ya Bunda.
  • Bubur atau sereal untuk sarapan yang disajikan dengan susu. Jika memilih sereal, maka pilih yang mengandung zat besi.
  • Sajikan pula jus buah
  • Hindari menyajikan teh untuk anak dibawah lima tahun.

Menu utama: 

  • Kentang rebus, pasta, nasi, roti, atau makan lain yang termausk pada tingkatan piramida paling bawah. Masukkan makanan dalam tingkat pertama ini dalam setiap kali waktu makan anak. Kreasi makan ini bisa berupa sandwhich atau menu lainnya.
  • Sajikan sayuran yang segar, sayuran beku diperbolehkan namun akan lebih baik jika memakai sayuran segar. Tambahkan tekstur yang berbeda dan juga warna yang bebeda untuk menyajikan makanan sehat yang penitng karena mengandung vitamin serta mineral. Sajikan sayur dan buah pada setiap menu makan utama anak, baik makan siang atau makan malam.
  • Sajikan pada anak buah segar setiap waktu. Bisa dalam bentuk satu buah utuh, setengah, atau di potong sesuai porsi anak.
  • Boleh menyajikan makanan yang mengandung susu, seperti yoghurt, keju, atau susu.
  • Menyajikan makanan yang mengandung bahan seperti buncis, kedelai, yang kaya protein.
  • Telur bisa juga menjadi lauk yang direkomendasikan, bisa direbus, dibuat omelet, atau menu lain. Pastikan telur matang dengan benar untuk disajikan pada anak.
  • Usahakan untuk memberikan daging tanpa lemak untuk anak. Namun jika Bunda terpaksa membeli yang mengandung lemak, sebisa mungkin bersihkan lemak dari daging baru kemudian di masak dan disajikan untuk anak.
  • Jangan lupakan ikan ya Bunda. Selain memperhatikan nafsu makan anak, Kita juga harus memperhatikan kesehatannya. Ikan adalah sumber vitamin D yang baik untuk pertumbuhan dan penguatan tulang serta gigi anak. Namun, berhati-hatilah pada tulangnya. Sebelum diberikan,pastikan bahwa Bunda sudah membuang semua tulangnya.
  • Hindari sebisa mungkin menambahkan garam pada makanan, dan jangan menyediakan garam di meja makan.

 

Sumber:

Food and  Nutrition Guidelines for Pre-School Services. Health Promotion Unit Department of Health and Children.

Tags:

Artikel Terkait