Home Daya Tahan Tubuh Jika Si Kecil Diare, Sebaiknya Melakukan Langkah Ini, Bunda!

Jika Si Kecil Diare, Sebaiknya Melakukan Langkah Ini, Bunda!

2017-03-25 04:39:51 Jika Si Kecil Diare, Sebaiknya Melakukan Langkah Ini, Bunda!

Bunda, diare pada anak adalah salah satu momok tersendiri yang sering menghampiri. Pasti tidak tega rasanya melihat Si kecil yang 3 hingga 4 kali bolak-balik ke kamar mandi untuk BAB. Penyakit satu ini ditandai dengan feses yang berair dan dampak lainnya pada tubuh bisa muntah atau pusing.

Kalau hal ini terjadi, jangan panik ya Bunda. Ada beberapa langkah pertama yang harus Bunda lakukan sebelum membawanya ke dokter.

Menyikapi diare pada anak berbeda dengan orang dewasa. Penyebab anak terserang penyakit diare bisa karena keracunan makanan, terserang virus dan kebersihan yang kurang terjaga.

Kemudian tubuh akan bereaksi dengan mengeluarkan racun dan virus tersebut melalui feses yang encer dan terkadang disertai dengan perut sakit atau kepala pusing.

Penting untuk Bunda ketahui bahwa ketika anak mengalami diare pastikan anak mendapatkan penanganan yang tepat, yang jelas jangan panik ya Bun. Karena banyak orang tua yang sedikit-sedikit panik ketika anak jatuh sakit dan kemudian buru-buru membawa si kecil ke dokter.

Pastikan pikiran dikondisikan dengan baik, mengenal kondisi anak atau memahami kondisi anak agar menemukan solusi yang paling tepat dalam menanganinya.

Jika anak menderita diare dan bisa ditangani di rumah bisa dengan menggunakan oralit dan pastikan anak mendapat cukup minum agar tidak dehidrasi. Karena saat anak diare akan banyak mengeluarkan cairan yang kemudian membuat anak dehidrasi.

Sangat bahaya jika anak kekurangan cairan pada saat diare. Mengganti cairan dalam tubuh anak bisa dengan memberikan air kelapa. Air kelapa kaya kandungan serat dan elektrolit di dalamnya sehingga dapat menjadi pengganti cairan tubuh. Mengenali kondisi anak saat diare juga menjadi bagian penting yang harus Bunda pahami lebih dulu.

Penyebab Utama Anak Mengalami Diare

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa penyebab anak diare bisa dari berbagai hal. Dari virus hingga makanan atau minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Membantu anak-anak menghindari makanan cepat saji saat diare merupakan langkah yang tepat. Bisa jadi makanan tersebut dapat memperparah diare anak.

Menjaga kebersihan lingkungan sekitar anak juga penting, karena kuman, bakteri dan virus bisa datang pada lingkungan kotor. Membiasakan mencuci tangan sebelum dan setelah makan sejak dini pada anak merupakan awalan yang bagus.

Kebersihan menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan anak. Namun, jangan berlebihan ya Bunda. Berani kotor saat bermain memang baik untuk perkembangan anak, namun juga tetap dalam batas yang sewajarnya.

Lalu apa penyebab utama diare pada Si Kecil, Bunda? Inilah beberapa penyebabnya, seperti dilansir dalam kidshealth.org:

1.       Virus

Virus gastroenteris adalah penyebab utama dari diare yang disertai dengan muntah. Virus ini bisa menyebar di rumah, sekolah, maupun ditempat penitipan yang biasa didatangi Si Kecil.

Mudahnya penyakit ini menular pada Si Kecil membuat Bunda harus lebih berhati-hati. Setelah virus menghinggapi Si Kecil, maka gejalanya akan terlihat setelah beberapa hari.

2.       Bakteri dan Parasite

Penyebab lain dari diare pada anak ialah adanya serangan bakteri dan parasite. Banyak jenis bakteri yang berbeda yang menyebabkan hal ini., seperti E. coli, Salmonella, Campylobacter, dan Shigella bacteria, serta beberapa jenis bakteri lainnya.

Beberapa penyebab lainnya bisa dikarenakan kondisi tertentu selain kedua jenis hal di atas. Pemicunya bisa berupa alergi makanan, intolerance laktosa, atau penyakit yang hubungannya dengan sistem pencernaan.

Sedangkan untuk gejalanya, yakni:

  • Demam
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual
  • Muntah
  • Berat badan berkurang
  • Dan dehidrasi

Inilah Beberapa Langkah Sigap Bunda, Ketika Si Kecil Ketahuan Diare

1.       Beri Minum dan Makan Si Kecil

Ketika  Si Kecil masih konsumsi ASI, maka berikan ASI padanya ya Bunda. Jus buah segar, air kelapa atau air putih bisa jadi minuman yang juga bagus untuk Si Kecil guna menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare. Tetap berikan makanan juga untuk sumber energi tubuh anak. Hal ini agar pertahanan tubuh anak tidak lemah.

2.       Beri Oralit

Cara mudah dan juga simpel ini bisa jadi pertolongan pertama bagi Si Kecil. Larutan garam pada segelas air putih dan berikan pada Si Kecil. Pemberian oralit bisa membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.

3.       Berikan Makanan Bergizi

Diare bisa menyebabkan anak kekurangan gizi pada tubuhnya. Jadi, walaupun anak sedang mengalami diare, Bunda tetap harus memberikan makanan yang bergizi. Ini diwajibkan agar daya tahan tubuh anak tidak semakin lemah. Seperti sup daging, makanan berkuah lebih baik karena dapat memudahkan anak untuk mengunyah dan baik untuk pencernaan.

Memberikan makanan bergizi dapat menjaga daya tahan tubuh anak meningkat. Sehingga pertahanan tubuh anak akan lebih kuat. Berikan juga multivitamin tambahan untuk anak agar tumbuh kembang anak maksimal.

Peran obat-obatan dalam hal ini tidak begitu penting, yang terpenting adalah memberikan asupan makanan bergizi pada anak. Jika kebutuhan tubuh anak tercukupi dengan baik maka daya tahan tubuh pun juga akan meningkat.

Karena mencegah lebih baik daripada mengobati maka yang perlu dilakukan para orang tua adalah memberikan contoh yang bisa ditiru anak dengan baik. Misalnya, membiasakan mencuci buah-buahan sebelum dimakan, membuang sampah pada tempatnya dan rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah dari toilet merupakan hal baik yang bagus untuk diajarkan sejak dini pada anak-anak.

Lalu, kapan Si Kecil dibawa ke dokter? Ada beberapa kondisi dimana Si Kecil harus segera dibawa kerumah sakit dan mendapat perawatan lebih lanjut, yakni ketika:

  • Diare lebih dari dua hari
  • Semakin sering ke kamar mandi
  • Warna feses kemerahan dan bercampur darah
  • Disertai muntah
  • Disertai demam
  • Tidak mau minum
  • Kedua matanya cekung ke arah dalam
  • Lemas  dan cenderung sering mengantuk

Jika tidak mengalami gejala di atas, Si Kecil bisa dirawat dirumah. Si Kecil yang tidak mengalami dehidrasi dan mudah untuk minum cairan, maka ia bisa tetap makan dengan normal dan minum seperti biasanya.

Jadi, jika ia masih kuat dan mampu untuk mengeluarkan energi ke dalam tubuhnya lewat makan dan minum, maka ia bisa Bunda rawat di rumah. Pemberian obat diare pun jangan berikan berlebih tanpa petunjuk aturan pemakaian.

Penanganan diare ini adalah untuk mencukupi cairan tubuh dan melindunginya dari ancaman dehidrasi yang bisa membahayakan nyawanya. Jadi, pastikan ia selalu minum banyak cairan.

Bujuk meskipun ia menolak ya Bunda. Atau jika ia tetap menolak, akan lebih baik lekas bawanya ke dokter, jangan sampai si kecil lemas dan tidak memiliki daya pada tubuhnya.

Mencegah anak agar tidak terserang diare bisa terapkan hal-hal baik pada anak seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan atau setelah ke kamar mandi, menjaga kebersihan lingkungan sekitar anak, serta membiasakan anak untuk makan makanan sehat dan bergizi.

Jika hal tersebut sudah diterapkan sejak dini pada anak maka akan menghindarkan anak dari berbagai macam penyakit, salah satunya diare.

Tags:

Artikel Terkait