Home Tumbuh Kembang Anak Tips Membimbing Si Kecil Belajar Mandiri

Tips Membimbing Si Kecil Belajar Mandiri

2016-12-28 05:37:14 Tips Membimbing Si Kecil Belajar Mandiri

Bunda, di usia anak Bunda sekarang ini, apakah  Bunda masih memanjakan anak?

Banyak yang menganggap bahwa memanjakan anak adalah bentuk kasih sayang orangtua. Padahal, sebenarnya, anak butuh diajari supaya bisa hidup mandiri agar kelak di masa depan dia bisa mengatasi segala masalah dengan baik dan tidak bergantung selamanya pada Bunda.

Bunda, sudah  terbesitkah dibenak Bunda untuk mendidik anak mandiri? Untuk mewujudkannya mudah saja Bunda. Berikut ini ada 5 tips yang dijabarkan oleh Jessica Lahey, seorang penulis buku The Gift of Failure: How The Best Parents Learn To Let Go So Their Children Can Succeed:

  1. Ikutkan anak dalam beberapa pekerjaan rumah tangga

Contoh simpelnya adalah anak diikutan dalam berbagai kegiatan memasak dimana anak bisa berpartisipasi di dalamnya.

  1. Membuat anak tahu rasanya gagal

Jika selama ini Bunda selalu ingin anaknya berhasil, maka ada saatnya pula anak harus belajar mengalami kegagalan, karena di masa yang akan datang, tak selamanya anak akan berhasil setiap  waktu. Dalam hal ini Jessica mengatakan bahwa gagal, marah, dan kecewa sangat penting bagi anak. Bincangkan hal ini pada anak dan ketahui bagaimana pendapat dan reaksi anak terhadap hal ini. Ajarkan pada anak untuk menghadapi kegagalan.

Banyak orang tua yang hanya ingin melihat anaknya bahagia, padahal saat anak terluka ia akan belajar banyak hal. Bahkan kegagalan adalah suatu pelajaran yang berharga bagi anak.

  1. Biarkan anak membuat keputusan sendiri

Anak memiliki hak otonomi untuk membuat keputusannya sendiri. Namun dalam hal ini tidak berarti anak harus menangani semua hal sendiri. Tujuan dari ini adalah Bunda harus berhenti mendikte anak di waktu yang tepat, dengan alasan yang tepat dan di tempat serta waktu yang tepat.

  1. Kerjasama guru dan orangtua

Sebagai seorang guru kadang ada yang menyalahkan orangtua atas kelakuan anak yang cenderung manja dan tidak mandiri. Sebaliknya dari sisi orang tua, terkadang mereka juga menyalahkan guru atas tingkah laku anak yang tidak baik. Padahal, harus disadari betul bahwa antara guru dan orangtua ada keterkaitan yang penting. Jadi mereka harus bekerjasama untuk membantu membentuk pribadi anak yang mandiri. Masalah ini tidak bisa dibebakan pada orangtua saja atau pada guru saja.

  1. Menyadari bahwa Bunda tidaklah satu-satunya orangtua di dunia ini

Menjadi orangtua adalah hal yang berat. Bahkan orangtua tidak pernah mengharap apa-apa untuk semua yang sudah ia lakukan untuk anaknya. Namun, nyatanya jika orangtua menegur anak,  maka anak justru akan tidak menyukai hal ini, dan benci atau marah pada orangtuanya. Dan jika orangtua mengingatkan anak untuk tidak melupakan makan siang, hal ini juga tidak akan disukai oleh anak. Dengan tidak memanjakan anak, Bunda, maka lambat laun anak akan tahu sendiri bahwa ada hal-hal yang harus dibantu dikerjakan oleh orangtua dan ada yang bisa mereka lakukan dan urus sendiri. Anak harus belajar memahami mana kebutuhan yang harus ia penuhi sendiri dan mana yang bisa di penuhi orangtua. Jika orangtua tidak mengajarkan hal ini, maka stress akan menumpuk pada Bunda. Dengan cara ini, maka anak bisa mendapat kemandirian anak.

Sumber:

Jordan Shapiro. “7 Rules for Raising Self-Reliant Children”. Forbes (9 Agustus 2015). Diakses pada 27 Desember 2016.

Tags:

Artikel Terkait