Home Tumbuh Kembang Anak 10 Tips Membangun Kebiasaan Positif Si Kecil

10 Tips Membangun Kebiasaan Positif Si Kecil

2017-03-15 09:39:12 10 Tips Membangun Kebiasaan Positif Si Kecil

Bunda dapat membantu Si Kecil membangun kebiasaan positif sejak dini. Dari mulai ia bangun tidur, saat beraktivitas di rumah dan sekolah, sampai ia tidur lagi di malam hari. Berikut tips yang dapat Bunda mulai untuk membangun kebiasaan anak :

Berikut adalah tips untuk membangun kebiasaan anak yang positif :

  1. Bunda, jadilah teladan yang baik

Mungkin sering tidak kita sadari bahwa Si Kecil setiap waktu mengamati perilaku orang tuanya. Setiap perkataan dan perbuatan akan dilihat oleh Si Kecil, dicontoh, dan dianggap benar olehnya karena ia merasa apa yang diperbuat oleh orang tuanya selalu benar.

Si Kecil adalah ‘peniru yang handal’ dan rumah adalah sekolah pertama Si Kecil sehingga jangan heran bila ia mampu melakukan berbagai hal tanpa Bunda ajari.

Aturlah pola hidup Bunda, dari mulai pola makan, pola bekerja, pola beribadah, hingga pola komunikasi Bunda dengan Si Kecil.

  1. Biasakanlah hal yang positif

Banyak sekali hal positif yang dapat diajarkan kepada Si Kecil. Tentunya dengan banyak belajar soal parenting, Bunda dapat lebih memahami hal baik apa saja yang perlu ditanamkan sejak dini padanya agar tumbuh menjadi kebiasaan yang baik.

Dalam hal berkomunikasi pun perlu dibiasakan menggunakan bahasa yang positif. Contohnya saat Si Kecil salah melakukan sesuatu, sudah pasti Si Kecil tak ingin mendengar penilaian bahwa ia salah.

Maka arahkanlah mereka apa yang semestinya mereka lakukan dan bagaimana melakukannya, bukan memarahi kesalahan mereka. Memuji secara proporsional dan spesifik bila dibiasakan juga akan meningkatkan self esteem/harga diri Si Kecil Bunda.

  1. Olahraga bareng keluarga? Why Not?

Kondisi fisik yang prima sangat mempengaruhi kebiasaan anak baik itu mental maupun prestasi Si Kecil di sekolah. Rencanakanlah aktivitas bersama secara rutin seperti jalan-jalan, naik sepeda, berenang, bermain di taman, atau hanya bermain petak umpet di pekarangan.  

  1. Jadilah realistis

Bunda, hindarilah memasang target tinggi dalam waktu singkat, terutama yang berkaitan dengan prestasi Si Kecil. Lakukan perlahan dan bertahap agar tidak ada yang merasa tertekan.

  1. Batasi Si Kecil nonton TV, video game atau main komputer

Terlalu sering berada di depan screen dapat memicu gaya hidup ngemil secara berlebihan. Kebiasaan ngemil dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit kardiovaskular. Ini merupakan kebiasaan anak yang harus di waspadai.

Selain itu, kemampuan motorik Si Kecil kurang berkembang bila terlalu sering memegang gadget. Jangan heran bila orang tua terlalu lama memberikan ijin Si Kecil bermain gadget, Si Kecil akan cenderung malas melakukan aktivitas fisik. Jadi, batasi penggunaan gadget atau menonton TV maksimal hanya 2 jam perhari.

  1. Arahkan Si Kecil pada hobinya

Setiap anak adalah unik. Mereka memiliki keasyikan sendiri dalam bermain maupun beraktivitas. Biarkan Si Keci mencoba berbagai permainan atau aktivitas yang berbeda, sampai mereka menjadikan aktivitas bermanfaat tersebut sebagai hobi. Hobi yang ditekuni, akan menjadi jalan kesuksesan Si Kecil di masa depan.

  1. Memberikan hadiah

Sekali-kali memberi hadiah untuk Si Kecil saat ini berhasil mencapai target boleh-boleh saja Bunda. Berikan hadiah yang bisa merangsang Si Kecil semakin senang memulai kebiasaan baru yang baik. Jangan sebaliknya, memberikan ia gadget atau snack ringan yang justru menjadikan ia malas beraktivitas.

  1.  Makan malam bersama sebagai rutinitas wajib

Makan malam bersama dapat mendekatkan seluruh anggota keluarga. Bunda juga bisa mengajarkan etika makan yang benar pada Si Kecil. Selain itu, Si Kecil dapat belajar mengambil keputusan ketika memilih lauk yang ia sukai.

Si Kecil juga bisa ikut menentukan menu makan malam. Dengan cara ini Si Kecil akan merasa lebih dihargai karena punya peran dalam keluarga.

  1. Membuat permainan membaca label makanan

Membuat permainan baca label makanan. Permainan ini mendorong Si Kecil terbiasa mencari tahu kandungan gizi makanan dalam kemasan dan mampu memilih sendiri makanan sehatnya di kemudian hari.

  1. Tetap terlibat

Agar kebiasaan anak di rumah terbawa ke luar rumah, Bunda sebaiknya memperhatikan fasilitas apa saja yang ada di sekolah, jajanan yang dijual di sana, dan perilaku teman-teman Si Kecil.

Tags:

Artikel Terkait