Home Cerita Bunda Apa Itu Tantrum dan Sampai Kapan Sih Tantrum Itu Berlangsung? Lakukan Ini Untuk Hadapi Si Kecil Yang Tantrum!

Apa Itu Tantrum dan Sampai Kapan Sih Tantrum Itu Berlangsung? Lakukan Ini Untuk Hadapi Si Kecil Yang Tantrum!

2017-01-05 02:09:57 Apa Itu Tantrum dan Sampai Kapan Sih Tantrum Itu Berlangsung? Lakukan Ini Untuk Hadapi Si Kecil Yang Tantrum!

Dear Bunda,

Hampir semua anak akan mengalami tantrum ketika keinginannya tidak dipenuhi. Bahkan ada juga anak yang sampai melakukan hal ekstrim seperti berguling di lantai, Si Kecilnya Bunda kah salah satunya? ;) Sebenarnya tantrum itu apa sih? Bunda pasti sering banget kan dengan kata tantrum, namun masih bingung apa dan bagaimana tantrum tersebut.

Temper tantrums merupakan ledakan emosi secara tiba-tiba dan tidak direncanakan sebelumnya. Ledakan emosi ini umum terjadi pada anak yang berusia 1-4 tahun, namun tantrum yang hebat biasanya dimulai dari usia 18 sampai 24 bulan. Pasalnya, anak pada rentang usia ini dalam tahap pembelajaran tingkat lanjut, dan mereka akan sangat menguji kesabaran Bunda. Wah butuh kesabaran ekstra nih Bunda, semangat ya Bunda! ;)

Bunda diharapkan memiliki kesabaran yang berkali-kali lipat karena tantrum pada usia ini merupakan cara belajar Si Kecil untuk bisa tahu sejauh mana melakukan perlawanan terhadap Bunda serta sejauh mana Bunda bisa menghadapi perlawanan mereka.

Ketika Si Kecil mulai mengalami tantrum, berikut beberapa tips dari kami yang mungkin dapat Bunda lakukan ;)

  1. Memberikan penghargaan pada Si Kecil atas perbuatan positif yang telah mereka lakukan.
  2. Jangan menanyakan sesuatu hal yang memang seharusnya mereka lakukan. Jangan katakan: sayang, mau makan sekarang?; tapi katakan: ayo sekarang waktunya makan.
  3. Berikan kebebasan Si Kecil untuk memilih dengan memberikan sedikit kekuasaan. Hal ini akan mengurangi kemungkinan munculnya perlawanan, misalnya: sayang, mau ganti baju tidur dulu atau mau sikat gigi dulu?
  4. Jauhkan barang-barang yang memang tidak boleh disentuh Si Kecil.
  5. Alihkan perhatian Si Kecil dengan kegiatan lain yang mereka sukai.
  6. Pindahkan Si Kecil dari situasi yang menyebabkan tantrum, bosan dan berbahaya.
  7. Yakinkan bahwa Si Kecil cukup makan dan cukup beristirahat. Tingkatkan juga level toleransi Bunda. Coba diingat-ingat sudah berapa kali Bunda mengatakan bilang tidak pada hari itu pada Si Kecil.

 

Mungkin Bunda akan sedikit bingung ya Bunda ketika semua jagoan Bunda mengalami tantrum. Si Kecil yang sudah berusia 5 tahun sebenarnya bukan dalam fase tantrum lagi loh Bunda! Namun, lebih kepada fase cemburu dan mencari perhatian. Atau biasa dikenal sebagai sibling rivalvy atau kecemburuan terhadap saudara.

Selama ini, apakah Bunda sudah adil dalam membagi waktu antara kakak dan adik? Mintalah bantuan Ayah dalam hal ini untuk bermain bersama adik saat Bunda bermesra-mesraan dengan kakak. Sediakan camilan favoritnya, bermainlah hanya berdua dengan kakak, ciptakan kembali romantisme yang selalu kakak dapatkan dulu, dan berceritalah apa saja dengannya sehingga kakak kembali diingatkan bahwa adiknya tidak merampas Bunda darinya. Kakak akan tahu bahwa Bunda tetap sayang padanya meski ada adik. Nah, pada saaat seperti ini maka Bunda mengajarkan konsep berbagi kepada si kakak.

Tidak perlu marah atau panik ya Bunda ketika semua jagoan Bunda mulai rewel. Tetap tenang dan sampaikan bahwa Bunda menyayangi mereka. Yuk Bunda selalu berikan yang terbaik untuk semua jagoan hebat Bunda ;)

 

Sumber: Tim Admin Grup Sharing ASI-MPASI (SAM). 2015. Superbook for Supermom. Jakarta: FMedia.

Tags:

Artikel Terkait