Home Cerita Bunda Apa saja sih kebutuhan dasar anak ?

Apa saja sih kebutuhan dasar anak ?

2016-12-16 11:41:30 Apa saja sih kebutuhan dasar anak ?

Ayah atau Bunda layaknya manusia biasa, bukan malaikat, bukan pula peri. Ayah atau Bunda adalah manusia yang tak sempurna. Yang membedakannya dengan manusia lain adalah, ketika seseorang menjadi Ayah atau Bunda, maka ada amanah besar yang ia panggul, yakni anak-anak titipan Tuhan. Memang, untuk mengasuh dan mendidik, tak perlu menjadi orangtua yang sempurna. Namun untuk melindungi amanah besar tersebut, seorang Ayah atau Bunda memiliki tanggung jawab, dan hal inilah  yang harus ditunaikan. Apa saja sih yang wajib diterima anak dari orangtuanya?

Yap, sandang, pangan dan papan yang sehat dan bersih adalah hal pokok yang wajib diberikan pada anak. Namun selain hal tersebut, ada pula hal lain yang tak kasat mata yang harus Ayah dan Bunda berikan, yakni, cinta, kasih sayang, dan juga perhatian. Seperti alasan bayi yang menangis. Bayi menangis atau rewel tidak melulu mereka lapar atau haus, namun ada saatnya bayi atau anak rewel karena ingin dipeluk, ingin mendapat dekapan dari Ayah dan Bundanya. Yang ia butuhkan kadang tak berupa materi, namun cinta dan curahan kasih dari orangtua.

Orangtua memang memiliki peran yang penting dalam tumbuh kembang anak. Hal ini tidak dapat dipungkiri. Khususnya dalam hal kebutuhan material anak berupa kebutuhan gizi. Gizi yang baik pada kenyataannya bisa membantu anak tuk jadi pribadi yang sehat baik jasmani dan rohani. Bayangkan, Bunda jika anak terlalu kurus atau terlalu pendek akibat kekurangan gizi, pada akhirnya juga bisa mempengaruhi kondisi psikologis dan juga mentalnya. Ia bisa tumbuh menjadi anak yang tidak PD dan cenderung mengisolir diri dari dunia luar.

Sebagai orangtua ternyata ada kewajiban yang harus diberikan pada anak karena akan jadi apa ia di masa depan, sangat bergantung dari peran orangtua itu sendiri, seperti yang disampaikan oleh dr. Anung, dalam publikasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (depkes.go.id), peran orang tua terhadap tumbuh kembang anak bisa berupa:

  1. Hak anak atas ASI

Berdasarkan UU No 36 tentang kesehatan pasal 128, dikemukakan bahwa setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif. Dalam pasal ini dinyatakan pula bahwa pihak keluarga, pemerintahan, dan masyarakat harus turut mendukung ibu bayi dengan menyediakan fasilitas khusus untuk menyusui.

  1. Mengajak anak ke posyandu

Untuk mewujudkan upaya pemantauan tumbuh kembang anak, maka anak harus dibawa ke posyandu dan mendapatkan pemantauan untuk mengetahui apakah ada gangguan pada tumbuh kembangnya. Posyandu juga merupakan implementasi dari peraturan presiden RI nomor 42 tahun 2013 bertajuk Gerakan Nasional Perceatan Perbaikan Gizi.

Lalu, bagaimana peran orangtua yang lebih luas terhadap tumbuh kembang anak? Peran strategis orangtua untuk memenuhi kebutuhan dasar anak antara lain;

  1. Memenuhi kebutuhan anak akan makanan yang sesuai standar pemberian Makanan Bayi dan Anak atau PMBA, yakni
    • Inisiasi menyusu Dini atau IMD,
    • Memberikan ASI eksklusif,
    • Memberikan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dari usia 6 bulan dan dilanjutkan dengan menyusui sampai dua tahun atau mungkin lebih.
  2. Menjaga kesehatan anak
  3. Berinteraksi dengan anak dengan penuh kasih sayang melalui aneka kegiatan yang sesuai usia anak.
  4. Berikan pula belaian, senyuman, dekapan, dan juga penghargaan. Wujud interaksi ini bisa berupa bermain, mendongeng, menyanyi bersama, dan memberikan contoh-contoh perilaku sehari-hari yang benar dan baik saat mengasuh anak.

Beberapa point di atas adalah hak yang wajib Bunda penuhi kepada anak untuk memastikan anak tumuh kembang dengan optimal. Sudahkah Bunda memberikan semua itu pada anak?

Sumber:

http://www.depkes.go.id. Published 2014, August 12. “Orang Tua Kunci Utama Tumbuh Kembang Anak”. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Accessed 2016, December 15.

Tags:

Artikel Terkait