Home Tumbuh Kembang Anak Perkembangan Balita Usia 2 Hingga 3 Tahun

Perkembangan Balita Usia 2 Hingga 3 Tahun

2017-03-07 03:53:50 Perkembangan Balita Usia 2 Hingga 3 Tahun

Belum banyak Bunda yang paham, sebenarnya seperti apa perkembangan Si Kecil yang normal pada usia 2 hingga 3 tahun. Sering malahan Bunda bingung, apakah perkembangan Si Kecil sudah normal atau belum. Tentu, sebagai orangtua memiliki kekhawatiran apakah Si Kecil tumbuh sesuai usia perkembangannya atau tidak. Ingat ya Bunda, perkembangan itu hanya bisa diamati secara fisik semata, namun juga bisa diketahui dengan caranya berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Seperti yang dilansir oleh nakita.id, maka inilah perkembangan yang normal terjadi pada Si Kecil usia 2 hingga 3 tahun:

  1. Keterampilan fisik

Pada usia ini, anak tidak dihantui rasa takut dan mereka tidak memiliki kontrol terhadap apa yang bahaya atau tidak. Maka dari itulah, Bunda harus ekstra hati-hai menjaga Si Kecil di usia ini, agar ia tetap aman.

Beberapa hal bersifat fisik yang bisa ia lakukan pada usia ini ialah: melompat, menendnag bola, dan bahkan memanjat tangga. Jadi,  selalu awasi aktivitas Si kecil, baik di rumah, di tempat bermain, atau dimanapun pun ia berada.

  1. Perkembangan kognitif

Pada usia ini, pemahaman bahasa Si Kecil makin terasah dibanding dengan pemahamannya akan dunia di sekitarnya. Peran Bunda ialah menjelaskan konsep-konsep baru pada Si Kecil hingga membantu mereka berpikir realistis, seperti mengajarkannya bahwa warna langit itu biru. Bunda juga bisa mengembangkan kognitifnya dengan menggambar, karena visual akan lebih membantu anak dalam memahami segala sesuatu.

  1. Perkembangan bahasa

Usia anak di masa 2 hingga 3 tahun adalah masa emas dimana ia bisa belajar dengan cepat. Meskipun demikian, mereka masih kesulitan dalam mengungkapkan pikiran dan emosinya. Ia masih bingung dalam menyusun kata-kata yang bisa dipahami oleh orang lain. Peran Bunda dalam hal ini adalah lebih sering berkomunikasi dengan Si Kecil. Gunakan dulu bahasa yang sederhana untuk mengungkapkan sesuatu. Misalnya, ketka lapar, ungkapkan dengan kalimat “aku mau makan”.

  1. Perkembangan sosial dan emosional

Pada usia ini, Si Kecil kesayangan Bunda sudah mulai belajar tentang sosial dan juga emosional. Di saat yang sama, ia juga belajar tentang arti empati.  Meskipun demikian, mereka belum mampu mengendalikan emosi ketika berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya. Untuk itu, Bunda harus menjadi contoh bagi Si Kecil. Karena pada usia ini, Si Kecil akan mudah belajar sesuatu dengan melihat sekitarnya, seperti cara makan yang baik dan banyak hal lainnya.

Lalu, bagaimana cara Bunda  membantu mengoptimalkan perkembangan Si Kecil usia 2 hingga 3 tahun ini?

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Bunda lakukan seperti yang dilansir oleh raisingchildren.net:

  • Berikan kesempatan pada Si Kecil untuk bermain dengan teman-temannya. Bermain merupakan cara yang positif yang bisa membantu mereka untuk menjalin pertemanan dan belajar bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain. Namun, jangan berharap bahwa Si Kecil sudah akan tahu cara berbagai dengan temannya. Karena pada usia ini, ia menganggap bahwa segala sesuatu itu miliknya sendiri.
  • Tingkatkan kemanpuannya dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti menggunakan sendok dengan benar, minum dari gelas, dan melepas topi di dalam rumah. Kegiatan ini bukan hanya membuatnya mandiri, namun juga membantu otot-ototnya bergerak hingga ia bisa tumbuh dan berkembang lebih baik lagi.
  • Berinteraksi dengan Si Kecil. Saling berbincang dan menanggapi apa yang ia katakan, akan membangun kedekatan dengan Bunda. Selain itu, Si Kecil juga akan belajar lebih banyak kosa kata dan cara mengungkapkannya. Merespon apa yang dikatakan Si Kecil juga membuatnya merasa dihargai dan dicintai.

 

Sumber:

raisingchildren.net.au. “2-3 Years: Toodler Development”. Diakses pada 6 Maret 2017.

nakita.id. “Perkembangan Anak Usia 2 Hingga 3 Tahun Yang Normal Terjadi”. Diakses pada 6 Maret 2017.

Tags:

Artikel Terkait