Home Tumbuh Kembang Anak Cara Menjaga Kesehatan Anak di Musim Pancaroba

Cara Menjaga Kesehatan Anak di Musim Pancaroba

2016-12-11 14:53:16 Cara Menjaga Kesehatan Anak di Musim Pancaroba

Anak adalah amanah terbesar yang diberikan kepada orangtua. Sebagai amanah yang berharga tentu sudah menjadi kewajiban orang tua untuk menjaga dan melindunginya. Salah satunya adalah dalam masalah kesehatan anak usia dini. Terlebih lagi saat cuaca tak menentu atau pada musim pancaroba.

Di musim pancaroba, suhu udara berubah-ubah, kadang panas, kadang dingin, ataupun lembab. Perubahan udara ini turut mempengaruhi kondisi tubuh. Kenapa? Karena secara otomatis, tubuh akan berusaha keras menyesuaikan dengan temperatur disekitarnya. Jika saat itu daya tahan tubuh tidaklah fit, maka bisa menyebabkan seorang anak terserang penyakit.

Salah satu jenis penyakit yang sering menyerang anak di musim ini adalah batuk pilek. Salah satu pencegahan yang Bunda lakukan untuk membuat daya tahan anak meningkat adalah dengan memberikan makanan yang bergizi dan menguatkan kondisi daya tahan tubuh anak. Untuk lebih detailnya, mari Bunda, kita belajar bagaimana menjaga kesehatan anak agar ia bisa hidup sehat di mana pun dan di musim apapun. Berdasarkan Suharjana (2012), dijelaskan bahwa kebiasaan hidup sehat yang seharusnya diajarkan pada seorang anak untuk meningkatkan kesehatannya adalah:

  1. Mengatur makanan dan pola makan

Mengatur makan memiliki makna untuk makan dengan seimbang yang disesuaikan dengan kebutuhan tenaganya. Semua yang masuk ketubuh, baik itu energi maupun protein bisa disesuaikan dengan jenis aktivitas yang akan dilakukan. Semakin berat pekerjaan seseorang, maka akan semakin besar kebutuhan nya akan energi. Jika konsumsi makanan di bawah standart gizi yang ada, maka akan menyebabkan tubuh tidak sehat, dan badan cenderung kurus, hingga menjadikan seorang anak tidak percaya diri. Untuk itulah, konsumsi makanan bergizi menjadi sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari.

Makanan yang sehat harus mengandung (sesuai Pedoman Umum Gizi Seimbang/ PUGS), yakni: 60-70% kebutuhan energi yang didapat dari masukan karbohidrat, 10-15% protein, 10-25% lemak.

Untuk mengetahui masukan gizi dalam tubuh, Bunda bisa menggunakan metode Low Calory eating yakni 70-805 kenyang setiap kali makan, dengan tetap memperhatikan kandungan gizi yang ada (karbohirat, lemak, vitamin, protein, mineral).

  1. Menjaga kesehatan pribadi

Menjaga kesehatan pribadi amat penting utuk bisa tetap hidup sehat. Ajarkan anak untuk rajin membersihkan tubuh seperti mandi, menggosok gigi, memakai pakaian bersih, dan juga menjaga kebersihan rambut.

  1. Mengatur istirahat

Tidur selama 7 hingga 8 jam sehari adalah istirahat yang baik pada saat malam hari sementara siang hari digunakan untuk melakukan kegiatan fisik.

  1. Olahraga teratur

Untuk mendapatkan kebugaran dan daya tahan tubuh yang bagus untuk anak dan anggota keluarga, maka biasakan untuk olahraga. Olahraga teratur yang dianjurkan adalah dua hari sekali. Untuk anak, olahraga yang cocok adalah olahraga permainan untuk mengembangkan kemampuan motorik mereka.

Begitulah Bunda, beberapa cara hidup sehat yang bisa diajarkan kepada  anak  untuk selalu melindunginya dari segala kondisi. Apalagi jika cuaca cenderung mudah berubah dari panas ke dingin. Dengan penerapan pola hidup sehat yang diajarkan Bunda, maka anak akan bisa hidup lebih teratur. Dengan demikian, bukan hanya menyehatkan fisiknya saja, namun juga bisa menyehatkan kondisi mentalnya hingga ia bisa hidup sehat lahir maupun batin. Selain pencegahan batuk pilek yang sudah tertera diatas Bunda juga bisa mencegah penyakit menjangkit Si Kecil dengan menjaga imunitas Si Kecil dengan tips yang bisa bunda baca dalam artikel "Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak".

 

Sumber:

Suharjana. 2012. “Kebiasaan Berperilaku Hidup Sehat dan Nilai-nilai Pendidan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter. 2 (2), 189-201.

Tags:

Artikel Terkait