Home Tumbuh Kembang Anak Kebiasaan Bunda dan Anak yang Harus Dibangun Sebelum Anak Menginjak Remaja

Kebiasaan Bunda dan Anak yang Harus Dibangun Sebelum Anak Menginjak Remaja

2017-01-31 05:32:21 Kebiasaan Bunda dan Anak yang Harus Dibangun Sebelum Anak Menginjak Remaja

Ketika anak semakin bertambah umurnya, pasti Bunda merasakan perubahan yang signifikan terhadap anak. Saat ia menginjak usia dua belas tahun misalnya, ada beberapa anak yang sudah enggan dipeluk sama Bundanya. Ada yang sudah tidak mau lagi disuapin sama Bunda, tidak mau bawa bekal ke sekolah, dan jarang berinteraksi dengan orangtua serta lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman-temannya.

Rasanya, sebagai Bunda, ada yang hilang ketika anak tidak lagi sama. Namun, perubahan ini mau tidak mau akan datang juga, dan Bunda harus siap melepas keluh manja anak ketika ia usia balita dan ketika masih ingin dipeluk dan manjakan Bunda. Oleh karena itu, ada banyak kebiasaan yang harus Bunda bangun ketika anak belum menginjak remaja, nantinya Bunda tidak menyesal.

Karena anak pastilah akan menjadi remaja, dan ia kan menjadi dewasa dan makin jauh  dengan Bunda, makin sedikit waktu yang dihabiskan dengan Bunda. Kebiasaan ini juga pasti bakal Bunda kangenin ketika anak sudah beranjak remaja :

  1. Makan malam bersama

Pengasuhan yang sukses adalah yang bisa mendekatkan orang tua dengan anaknya. Ada banyak orang tua yang bersusah payah dan sebisa mungkin, mencuri perhatian anak. Jika dulunya si kecil yang mencuri perhatian Bunda untuk bisa disayang dan didekati. Maka ada saatnya kita sebagai orangtua yang akan mencuri perhatian anak untuk mengajak mereka makan malam bersama. Rasanya acara ini jadi acara yang sangat langka dan berharga. Setiap hari Bunda akan mencari cari celah dan waktu untuk bisa bersama dengan anak mengingat semakin sedikit waktu yang tersedia untuk kebersamaan ini.

  1. Letakkan gadget dan hp saat makan dan bekendara mobil

Untuk mengefektifkan waktu kebersamaan, letakkan gadget  dan hp di meja saat makan malam, jangan  takut melewatkan notifikasi dari sosial media Bunda. Mereka semua bisa menanti beberapa menit setelah makan. Tapi, kebersamaan dengan anak ini tak akan bisa terulang lagi.

Selain itu, tidak memegang gadget saat makan dan saat ada di mobil juga mengajarkan anak tentang makan yang baik dan juga berkendara dengan aman.

  1. Luangkan waktu untuk berbicara dengannya setiap harinya

Sebelum anak beranjak ke sekolah yang lebih tinggi dan semakin sedikit waktu yang tersisa untuk Bunda, ajak anak berbicara setiap harinya. Kelak kebiasaan ini akan terbawa hingga dewasa, anak tidak akan canggung untuk selalu berkontak dengan Bunda, baik dengan email atau menelepon setiap hari sebagai kebiasaan. Karena cepat atau lambat, Bunda juga akan mengirimkan anaknya untuk meraih mimpinya sendiri, dan tidak selalu berada dibawah asuhan Bunda.

  1. Habiskan waktu bersama teman mereka

Untuk mengetahui dunia anak kita sendiri, maka jangan segan untuk mengetahui teman-temannya dan juga untuk dekat dengan mereka. Enggan mengetahui teman mereka, maka kita tak akan tahu kegiatan dan keseharian anak kita.

  1. Pahami minatnya

Sering kali yang menjadi minat dan ketertarikan anak dianggap Bunda sebagai hal yang sepele dan bahkan cenderung tidak penting. Padahal, sebenarnya apa yang anak sukai amat penting untuk turut Bunda pahami. Jangan pernah sekali-kali meremehkah minat dan bakat anak.

Mencoba memahami anak dengan cara ini bisa menciptakan hubungan yang lebih hangat antara Bunda dan anak. Anak akan merasa diperhatikan. Jika Bunda menghargai minatnya, maka anak juga akan mampu memahami Bunda yang juga memiliki minat dan kesukaan tertentu.

 

Sumber: http://www.parenting.com. Jessica Bowers. “10 Parenting Habits to Develop Before Your Child Becomes a Teen”. Diakses pada 26 Januari 2017.

Tags:

Artikel Terkait