Home Tumbuh Kembang Anak Kebutuhan Cairan Pada Anak

Kebutuhan Cairan Pada Anak

2017-02-23 03:45:41 Kebutuhan Cairan Pada Anak

Kebutuhan cairan pada anak mencakup untuk seluruh fungsi tubuhnya. Bukan hanya orang dewasa saja yang butuh cairan. Cairan ini bisa didapat dari makanan dan juga minuman yang dikonsumsi setiap harinya.

Tahukah Bunda, bahwa masing-masing anak memiliki kebutuhan akan cairan yang berbeda? Pemenuhannya sangat penting untuk menghindari si kecil dari dehidrasi.

Sejak usia anak 12 bulan, ASI dan juga air putih bisa menjadi asupan tambahan untuk memenuhi kebutuhan cairannya. Terutama untuk air bersih yang mengandung fluoride, maka bisa menjadi minuman yang baik untuk pertumbuhan anak

Apa saja minuman yang bisa diberikan pada untuk memenuhi kebutuhan cairan pada anak?

  1. Air putih

Air adalah salah satu asupan penting atau esensial bagi tubuh yang sehat, termasuk juga untuk anak-anak. Air putih adalah jenis minuman yang harus jadi salah satu yang banyak diberikan sebagai minuman utama anak.

Kandungan fluoride di dalamnya mampu melindungi giginya dari kerusakan. Membiasakan anak minum air putih juga bisa melatihnya untuk bisa hidup sehat dimana kebiasaan ini bisa ia bawa hingga dewasa.

Jadi, sangat baik membiasakan anak untuk minum air putih saat usianya dini. Untuk itulah, orangtua atau anggota keluarga yang lain juga harus rutin meminumnya untuk memberikan contoh yang baik pada anak.

  1. Susu

Ketika usia si kecil mencapai 12 bulan, maka konsumsi susu sapi harus dikurangi setidaknya 500  hingga 600 ml. Kenapa demikian? Hal ini karena kandungan dalam susu sapi yang cenderung tinggi protein dan rendah zat besi dan adanya resiko Si Kecil kurang nafsu makan hingga membatasinya untuk memakan beragam jenis makanan yang seimbang untuk tubuhnya yang sedang tumbuh kembang.

Inilah tips pemberian susu pada anak:

  • Susu sapi plain dalam full cream (4 % lemak) dapat diberikan sebagai minuman anak balita usia 12 bulan ke atas.
  • Untuk anak usia 2 tahun ke atas, disarankan untuk mengurangi pemberian susu dengan lemak.
  • Susu kedelai bisa diberikan kepada anak asal mengandung kalsium, dengan nilai minimumnya yakni 100 mg kalsium, per sajian 100 gram dan mengandung lemak sesuai dengan kebutuhan usianya.
  • Minuman susu yang tidak disarankan karena kebutuhan nutrisinya yang kurang mencukupi yakni seperti susu kambing, santan, dan susu almond.
  • Jika ingin memberikan susu sapi untuk anak balita, maka harus dididihkan terlebih dahulu dan diaduk sebelum diberikan. Hal ini untuk menjamin keamanan susu tersebut dan untuk mematikan bakteri jahat yang ada di dalamnya.
  • Susu balita atau formula tidak harus diberikan untuk kesehatan anak.
  1. Minuman lainnya

Ada pula sebenarnya minuman yang tidak dibutuhkan oleh anak, seperti contohnya jus buah, minuman anggur manis, dan minuman mengandung gula yang manis.

Minuman tersebut bisa merusak gigi dan menyebabkan anak obesitas. Jika ingin menyajikan buah, bisa diberikan secara langsung dengan dipotong kecil-kecil untuk memudahkan anak dalam mengunyahnya.

Atau bisa juga memberikan jus buah tanpa pemanis tambahan, diberikan 125 ml dalam sehari. Terlalu banyak konsumsi jus bisa menyebabkan diare.

Minuman lain yang tidak boleh diberikan kepada anak adalah seperti teh, kopi, dan juga minuman berenergi, coklat, cola. Jangan lupa untuk menyajikan minuman setelah anak selesai makan, untuk mencegah anak terlalu cepat kenyang jika banyak diberikan air terlebih dahulu sebelum ia makan. Nah sekarang bunda sudah tahu kebutuhan cairan pada anak, mudah mudahan artikel ini bisa membantu bunda dan si kecil.

Sumber:

Government of Western Australia, Department of Health. Child and Antenatal Nutrition Manual. Toddler 1-3 years. May 2010. Page 7-9.

Tags:

Artikel Terkait