Home Tumbuh Kembang Anak Manfaat Ajarkan Si Kecil Bersepeda

Manfaat Ajarkan Si Kecil Bersepeda

2017-01-09 07:53:31 Manfaat Ajarkan Si Kecil Bersepeda

Sadarkah Bunda, bahwa saat ini anak Bunda lebih banyak larut dalam gadget dibanding melakukan aktivitas fisik?

Mungkin banyak Bunda yang belum sadar bahwa sebenarnya, aktivitas fisik seperti bermain dan juga olahraga amat penting untuk tumbuh kembang anak. Jika dulu Bunda sewaktu kecil sangat menyukai sepeda anak dan aneka pemainan lainnya, bagaiman dengan anak Bunda sendiri? Sukakah ia dengan sepeda, enggrang, yoyo dan permainan lainnya? Padahal, manfaat bersepeda dan aneka kegiatan itu banyak sekali.

Bunda jangan salah kaprah ya, untuk mendukung tumbuh kembang anak, bukan hanya pemenuhan gizi saja yang harus diperhatikan lho. Ternyata aktivitas fisik juga bisa meningkatkan status gizi. Inilah yang tidak semua Bunda tahu.

Yuk Bunda, ketahui dulu apa sih manfaat sepeda anak dan aktivitas fisik bagi anak lainnya?

  • Tubuh menjadi sehat dan bisa tercegah dari sakit
  • Fungsi otak anak meningkat, dan memudahkan dalam berpikir
  • Melancarkan metabolisme tubuh dan aliran darah berjalan lebih lancar
  • Tubuh anak jadi bugar, stamina semakin fit, hingga tidak mudah lemas
  • Juga membantu menurunkan berat badan anak bagi yang mengalami obesitas

Kalau sudah tahu manfaat aktvitas fisik di atas, yuk ajarkan ini pada anak:

  • Biasakan anak olahraga yang cukup, 3-4 kali perminggu selama 30 menit
  • Kenalkan aneka aktivitas fisik bagi anak, bisa seperti bersepeda, berkebun, berenang, dan juga menari.
  • Ajarkan pada anak, bahwa bermain di luar ruangan itu adalah hal yang menyenangkan

Ada banyak sekali aternatif olahraga yang bisa dilakukan  oleh anak. Seperti yang disebutkan di atas, bersepeda adalah salah satunya. Apa sih manfaat bersepeda dan kesitimewaannya sendiri untuk anak? Olahraga yang saat ini hampir  dilupakan oleh anak, padahal memiliki banyak sekali manfaat.

Mari kita tengok apa kenapa permainan sepeda anak begitu istimewa!

  • Bersepeda membuat anak lebih percaya diri

Kog bisa gitu ya Bunda? Jadi begini, ketika anak masih kecil, usia balita, dia masih takut-takut untuk menaiki sepeda, dan hanya bermain dengan mendorong-dorongnya saja. Beranjak usia bertambah, anak akan mulai berani menaikinya. Ketika anak memiliki keinginan untuk bisa menaiki sepedanya sendiri, maka akan timbullah rasa percaya diri yang kuat. Hingga bisa dikatakan bahwa bersepeda bisa menjadi pendorong rasa percaya diri anak.

Anak yang tadinya penakut, bisa jadi lebih berani untuk menaklukkan tantangan. Setujukah Bunda?

  • Bersepeda membantu mengembangkan motorik anak

Ketika bersepeda, anak dituntut untuk bisa mengayuh dengan kuat dan  berpegangan dengan kuat agar tidak jatuh. Nah, saat  inilah, anak akan mengembangkan kemampuan otot kaki dan tangannya hingga motorik kasarnya bisa lebih terasah.

  • Bersepeda bantu anak bersosialisai

Tidak mungkinkan anak bersepeda di dalam rumah melulu. Ada saatnya ia  bersepeda ke taman, berkeliling komplek, atau bisa juga bersepeda menuju sekolahnya sendiri. Hal inilah yang memberi anak kesempatan untuk saling menegur dengan teman sebayanya. Bersepeda memberi anak peluang untuk berteman, saling bekerja sama, dan menghargai yang namanya pertemanan.

Tentu beda ceritanya jika anak hanya duduk di depan televisi atau sekedar memegang gadget, memang benar, mungkin bisa menjadikan anak lebih pandai, namun bagaiamana dengan kehidupan sosialnya? Apakah Bunda mau anak tidak memilik teman bermain?

***

Nah Bunda, demikian manfaat bersepeda dan  juga olahraga lain pada umumnya. Jika Bunda khawatir si kecil akan terluka karena bersepeda, maka Bunda bisa menjadi pelindung yang aman bagi anak. Dampingi ia untuk pertama kalinya bersepeda ke taman atau keluar rumah jika memang Bunda khawatir. Tidak ada salahnya membiarkan anak berbaur dengan temannya, kan? Tidak selalu harus di rumah, berada di kamar, di depan televisi, dan bermain sama Bundanya saja. Setujukah Bunda? Atau mungkin Bunda punya pemikiran dan cara mendidik anak yang lain yang bisa membuat anak sehat. Ya, masing-masing Bunda memang punya caranya sendiri dalam mengasuh anak, karena tiap Bunda memiliki impian yang sama, yakni “melihat anaknya tumbuh kembang dengan optimal dan bisa menjadi generasi cemerlang di masanya.” Benar kan Bunda?

 

Sumber:

Modul untuk Sekolah dan Guru-Gizi pada Anak Sekolah Dasar”. Hartanti Sandi Wijayanti, S.Gz, M.Gizi. Jakarta . 2016.

Tags:

Artikel Terkait