Home Tumbuh Kembang Anak Pentingnya Tidur yang Cukup Bagi Si Kecil

Pentingnya Tidur yang Cukup Bagi Si Kecil

2017-03-29 02:50:30 Pentingnya Tidur yang Cukup Bagi Si Kecil

Bunda,

Tubuh dan otak setiap orang perlu beristirahat sejenak setelah seharian bekerja. Begitu pula dengan Si Kecil, berbagai aktivitas dari siang hingga sore hari membuat tubuhnya lelah dan perlu beristirahat. Kebanyakan anak-anak antara 5 hingga 12 tahun tidur sekitar 9,5 jam setiap malam, namun para ahli sepakat bahwa lama tidur yang paling baik untuk anak  usia tersebut adalah 10-11 jam setiap malam. Ketika tubuh Si Kecil tidak memiliki cukup waktu untuk beristirahat, Si Kecil mungkin akan rewel ya Bunda karena masih lelah. Selain itu, para peneliti percaya tidur terlalu sedikit dapat mempengaruhi pertumbuhan dan sistem kekebalan tubuh. Yuk kita simak pentingnya jam tidur yang cukup untuk Si Kecil berikut ini.

  1. Menguatkan kekebalan tubuh

Sewaktu tidur, setiap orang memproduksi protein yang bernama sitokin, dimana tubuh bergantung padanya untuk melawan infeksi, penyakit, dan stres. Untuk memproduksi protein ini, tubuh perlu beristirahat, yang selanjutnya membantu kemampuan tubuh untuk menyembuhkan sendiri infeksi yang menyebabkan penyakit. Waktu tidur yang terlalu sedikit akan mempengaruhi jumlah sitokin ini.

  1. Menghindarkan dari obesitas

Penelitian yang dilakukan oleh Elsie Taveras, Ph.D., dari Harvard yang menyatakan bahwa bayi yang tidur kurang dari 12 jam sehari memiliki risiko dua kali lebih besar untuk mengalami kelebihan berat badan. Penelitian  yang dilakukan oleh Penn State College of Medicine mengungkapkan orangtua yang menerapkan kebiasaan tidur sehat sejak bayi akan mengurangi risiko obesitas pada anak di kemudian hari. Penelitian ini dilakukan sebab semakin maraknya bayi dan anak yang mengalami obesitas sejak dini. Pada studi ini, orangtua secara acak dibagi ke dalam dua kelompok.

Orangtua dalam kelompok pertama diberikan materi perilaku tidur yang sehat, cara membuat rutinitas tidur hingga meningkatkan durasi tidur. Sementara kelompok orangtua lain mendapatkan informasi seputar sindrom kematian mendadak. Pada kelompok pertama, orangtua memiliki pengetahuan yang cukup mengenai cara tidur yang baik. Anak mereka pun mendapatkan waktu tidur yang baik, tidak mudah terbangun pada malam hari. Bayi dari kelompok ini cenderung tidak makan sebelum tidur dan tidak ditenangkan dengan makanan. Para peneliti melihat bahwa penyebab anak obesitas salah satunya adalah pemberian makan sebelum tidur dan pada tengah malam.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Para ahli menemukan fakta bahwa tidur dapat melindungi anak-anak dari kerusakan pembuluh darah akibat sirkulasi hormon stress yang berlangsung ketika dalam kondisi terjaga. Bila tidur Si Kecil terganggu, glukosa darah dan kortisol mereka akan meningkat di malam hari. Keduanya punya kaitan erat dengan diabetes, obesitas, dan bahkan penyakit jantung.

  1. Mengurangi risiko cedera

Sebuah penelitian dilakukan terhadap anak-anak di Cina. Hasil penelitian ini menemukan bahwa anak yang mendapat waktu tidur lebih pendek yakni kurang dari 9 jam per malam lebih berisiko terkena cedera yang memerlukan perhatian medis. Sementara anak-anak yang tidur lebih lama yakni di atas 9 jam, mengalami cedera hanya sekali atau dua kali saja dalam satu tahun.

  1. Menguatkan memori otak

Tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan memori otak anak-anak usia sekolah. Ahli pendidikan menemukan bahwa tidur siang memiliki manfaat penting bagi otak. Ahli saraf dari University of Massachusetts Amherst meneliti 40 anak-anak prasekolah dalam 1 bulan. Anak-anak diminta untuk tidur (rata-rata 77 menit) dalam satu minggu, sementara 3 minggu lainnya mereka tidak tidur siang. Dalam 3 minggu mereka tidak tidur siang, mereka melupakan 15% materi yang mereka pelajari, tetapi ketika mereka tidur siang mereka dapat mengingat hampir semua materi pelajaran.  

 

Sumber :

 

http://www.parents.com

http://nakita.grid.id/

Tags:

Artikel Terkait