Home Tumbuh Kembang Anak Penyebab Si Kecil Terserang Migrain dan Bagaimana Menanggulanginya

Penyebab Si Kecil Terserang Migrain dan Bagaimana Menanggulanginya

2017-03-29 05:49:11 Penyebab Si Kecil Terserang Migrain dan Bagaimana Menanggulanginya

Dari sebuah penelitian di Amerika Serikat, didapat data bahwa sekitar 1 dari 20 anak-anak sering mengalami migrain. Wah, migrain ternyata bisa dialami juga oleh Si Kecil ya, Bunda. Rasio anak-anak yang pernah mengalami migrain antara anak laki-laki dengan perempuan cenderung sama pada tingkat anak-anak di bawah usia 10 tahun. Tapi ketika mendekati pubertas, anak perempuan lebih berisiko terserang migrain dibandingkan anak laki-laki.

Migrain terjadi karena adanya gangguan pada saraf primer. Itulah mengapa, orangtua tak boleh menganggap remeh keluhan sakit kepala yang dialami Si Kecil karena bisa jadi merupakan gejala dari suatu penyakit lain. Migrain ditandai dengan nyeri di bagian depan, atas, atau sisi kepala. Gejala lain yang terlihat ditandai dengan nyeri di salah satu sisi kepala dan seringnya terjadi atas respon terhadap cahaya, suara, dan bau atau karena stress. Migrain pada tingkat yang parah dapat menyebabkan mual dan muntah.

 

Apa Yang Menyebabkan Migrain Pada Si Kecil?

1. Genetika

Bila salah satu orangtua migrain, anak-anak mereka memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terserang migrain juga.

2. Penyakit

Penyakit seperti pilek atau flu dapat memicu sakit kepala migrain. Pastikan Si Kecil tetap terhidrasi selama masa sakit, karena dehidrasi dapat memicu migrain.

3. Stres

Situasi yang sangat emosional di sekolah atau rumah bisa menyebabkan Si Kecil mengalami sakit kepala atau migrain.

4. Trauma

Jika anak Anda mengalami trauma, terutama trauma kepala, ini dapat menyebabkan sakit kepala migrain, antara gejala lainnya.

5. Kurang makan atau salah makan

Kurang makan dapat menyebabkan penurunan gula darah, yang bagi sebagian orang dapat memicu sakit kepala atau migrain. Sedangkan makanan yang perlu dihindari bila Si Kecil rentan terhadap migrain antara lain makanan cepat saji seperti hot dog, pizza, keju, gula, daging asap, acar atau makanan diasinkan, dan makanan tinggi MSG atau nitrat.

6. Kafein

Kafein dapat pula memicu sakit kepada pada Si Kecil. Kafein ditemukan di beberapa minuman berkarbonasi, kopi, teh, dan bahkan cokelat.

7. Tidur (terlalu banyak atau terlalu sedikit)

Memastikan Si Kecil mendapatkan cukup istirahat dan makan dengan baik pada jadwal yang konsisten dapat menghindarkannya dari migrain. Kebiasaan tidur yang buruk juga memicu migrain.

8. Hormon

Setelah mencapai pubertas, anak perempuan tiga kali lebih berisiko terserang migrain.

9. Perubahan cuaca

Perubahan suhu yang sangat berpengaruh terhadap migrain adalah perubahan suhu dingin, namun tidak terlalu signifikan pada perubahan suhu panas. Penelitian yang dilakukan oleh Shuu-Jiun Wang, MD menunjukan bukti keterikatan antara pengaruh dari sensitifitas cuaca dengan kejadian sakit kepala pada pasien yang mengidap migrain.

10. Polusi udara

Zat-zat tertentu yang ada di udara, termasuk asap rokok dan kendaraan bisa memicu migrain. Jika ada anggota keluarga Bunda yang merokok, maka disarankan untuk tidak dekat-dekat dengan Si Kecil.

 

Mencegah Migrain Dengan Minum Madu Tiap Hari

Bunda, seperti yang kita ketahui bersama, madu kaya akan berbagai mineral. Di antara mineral yang ada diantaranya adalah kalium dan magnesium. Mineral ini menunjang kerja pembuluh arteri dengan melancarkan aliran darah ke otak. Aktivitas ini mencegah pembengkakan pembuluh darah dan dapat membantu mencegah migrain serta sakit kepala lainnya. Mengkonsumsi madu secara teratur juga dapat meningkatkan memori Si Kecil. Seymour Diamond dan Donald J. Dalessio dalam bukunya “the Practicing Physician’s Approach to Headache” mengemukakan bahwa tubuh membutuhkan fruktosa dan dapat dicukupi dengan mengkonsumsi madu di pagi hari. Kebiasaan minum madu baik untuk metabolisme tubuh dan mengurangi intensitas sakit kepala. Nah, masih ragukah Bunda dengan berbagai khasiat madu yang disediakan Tuhan untuk kita semua? Yuk, ajak seluruh anggota keluarga untuk konsumsi madu setiap hari !

 

Sumber :

http://www.healthline.com/

https://www.peashealth.com

Tags:

Artikel Terkait