Home Tumbuh Kembang Anak Sikap Orang Tua Yang Tidak Disadari Berdampak Buruk Pada Anak

Sikap Orang Tua Yang Tidak Disadari Berdampak Buruk Pada Anak

2017-01-24 12:00:48 Sikap Orang Tua Yang Tidak Disadari Berdampak Buruk Pada Anak

Percayakah dengan pernyataan ini, Bunda? Bahwa jika orangtua mendidik anak di rumah dengan cara yang kurang baik, maka ketika ia disekolah dan dilingkungan masyarakat, anak tersebut akan cenderung berperilaku kurang baik pula. Seperti perlakuan orangtua yang lebih banyak bersantai, bermain, terlalu dimanjakan, hingga sikap ini akan terbawa di sekolah dan lingkungan masyarakatnya. Begitu juga sebaliknya, jika anak di didik dengan baik ketika di rumah, maka ia juga akan berperilaku baik.

Oleh karena itu, para orangtua sebaiknya tidak meremehkan pendidikan yang mereka berikan kepada anak di rumah. Karena bagaiamana pun, anak adalah peniru ulung. Ia akan meniru sesuatu yang didengar dan dilihat baik itu positif atau negatif. Seperti apa Bunda mendidik, seperti itulah jadinya anak.

Ada 4 macam pola asuh orangtua yang diterapkan saat ini (Mungkin Bunda tidak menyadarinya);

  • Pengasuhan otoriter : orangtua menekankan pada standar mutlak yang mereka buat sendiri yang harus dipatuhi oleh anak. Standar ini diiringi dengan ancaman dan hukuman yang orangtua terapkan pada anak mereka. Tipe orangtua ini; suka memerintah, memaksa, menghukum. Apabila anak tidak melaksanakannya dengan baik, maka mereka tak segan menghukum anak dan tak perlu umpan balik dari anaknya.
     
  • Pola asuh permisif : pengasuhan yang cenderung memberikan kelonggaran pada anak. Mereka tidak memberikan pengawasan pada anak dan memberi kebebasan. Sikap orangtua dengan pola pengasuhan ini cenderung hangat dan biasanya disukai oleh anak.
     
  • Pola asuh demokratis : pengasuhan dengan mengedepankan kepentingan anak, namun disertai pula dengan serangkaian tindakan yang rasional. Orangtua bersikap realistis terhadap kemampuan yang dimiliki anak, mereka tidak berharap sesuatu yang berlebihan di luar kemampuan anak. Mereka juga memberi kebebasan pada anak untuk memlilih tindakan, mereka bersikap hangat pada anak.
     
  • Pola asuh penelantar : pengasuhan dimana orangtua kurang memperhatikan anaknya. Mereka sibuk memikirkan diri mereka sendiri.

 

Setelah mengetahui macam-macam pola asuh tersebut, kira-kira pola asuh mana yang Bunda terapkan sekarang?

Masing-masing orangtua memang memiliki gaya yang berbeda dalam pengasuhan. Dan hal inilah yang tidak disadari oleh para Bunda bahwa apa yang anak dapatkan di rumah  akan terbawa hingga dewasa, yang terbentuk dalam karakter dan moralnya. Jadi jangan heran ya, ketika anak sering mendengar kata kasar di rumah, maka ia bisa saja menggunakan kata yang sama ketika berada di lingkungan di luar rumah, bisa diterapkan pada guru atau teman bermainnya.

Anak yang dididik dengan penuh sopan  santun dan kehangatan cinta maka ia juga akan menjadi anak yang hangat. Bukan hanya orangtua saja sebenarnya yang bisa memberikan pengaruh baik dan buruk pada anak. Namun juga pengasuhnya.

Banyak kan, orangtua yang menitipkan anaknya ke pengasuh. Jika mereka pengasuh yang selalu tersenyum, berbicara dengan bayi, dan menciptakan suasana yang aman dan nyaman, maka anak juga akan tumbuh dalam pengaruh suasana  yang positif.

 

Sumber;

Nurmala Aliu dkk. “Pengaruh Pola ASuh Otoriter terhadap Perilaku Sosial Anak Kelompok B di TK Mutiara Desa Pohuwato Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato”. Universitas Negeri Gorontalo.

Tags:

Artikel Terkait

Belum ada komentar

Bergabung sekarang untuk memberikan komentar