Home Tumbuh Kembang Anak Suka Konsumsi Madu? Yuk Perhatikan Hal Berikut !

Suka Konsumsi Madu? Yuk Perhatikan Hal Berikut !

2017-03-06 05:38:19 Suka Konsumsi Madu? Yuk Perhatikan Hal Berikut !

Dear Bunda,

Nampaknya menjadi sebuah kewajiban bagi Bunda untuk menyediakan home remedies di rumah ya salah satunya adalah madu. Madu dapat dikonsumsi oleh semua anggota keluarga termasuk Si Kecil yang berusia di atas 1 tahun. Manfaatnya yang besar membuat home remedies ini menjadi andalan yang  dikonsumsi tiap hari. Apa saja yang perlu diperhatikan saat minum madu? Yuk kita cek info berikut ini.  

 

  1. Minum madu dengan air hangat atau dingin

Melarutkan madu dalam air dapat memudahkan pencernaannya, sehingga kerja lambung dapat lebih mudah. Selain memudahkan pencernaan, cara tersebut juga mencegah iritasi pada tenggorokan. Kekentalan madu yang langsung diminum kadang menempel di tenggorokan dan sulit didorong dengan air, sehingga berpotensi menyebabkan radang tenggorokan. Kalau menurut staf dari Thepprasit Honey, Nicholas Eman, dari Thailand, mengonsumsi madu yang benar adalah dengan air dingin atau air es. Beda lagi dengan yang diungkapkan penulis buku sehat ala Rosul, Dr Brilianto M Soenarwo, lebih bagus meminum madu secara langsung agar enzim yang terdapat dalam madu tetap bagus. Ambil madu lalu ulum di mulut hingga lumer agar bercampur dengan air liur. Penulis berbagai buku kesehatan ini menjelaskan bahwa madu yang mengandung fruktosa lebih baik dicampur dengan air liur agar mudah larut dan dicerna oleh lambung.

 

  1. Jangan mencampur madu dengan air panas

Air panas akan mengurangi rasa dan aroma madu. Parahnya lagi, air panas bisa merusak beberapa enzim alami dalam madu.

 

  1. Gunakan sendok plastik

Minum atau makan madu harus pakai sendok plastik. Karena sendok besi bisa menyebabkan korosi/karatan. Lebih bagus keramik, plastik, atau kayu.

 

  1. Bila madu mengalami kristalisasi

Madu yang mengkristal bukan merupakan indikator kualitas madu. Fenomena tersebut merupakan kejadian yang alamiah yang terjadi bila molekul-molekul glukosa, yaitu salah satu dari tiga jenis gula dalam madu, secara spontan mengendap dari cairan madu yang super jenuh. Jadi, Bunda hanya perlu meletakkan botol madu dalam panci atau baskom berisi air hangat. Diamkan 15-20 menit hingga madu mencair kembali. Ulangi kembali langkah ini bila madu kelihatan mengkristal. Selain itu, metode penyimpanan juga perlu diperhatikan. Hindari penyimpanan madu dalam kulkas karena dapat mempercepat proses pengkristalan.

 

  1. Waktu yang tepat untuk konsumsi madu

Mengkonsumsi madu di pagi hari bisa mencegah seseorang terkena sakit maag. Pada pagi adalah pada saat perut masih kosong. Madu dapat melapisi dinding lambung sehingga dapat menghindarkan dari penyakit maag.

 

  1. Frekuensi yang tepat konsumsi madu

Menurut kepala Jaringan Medis HDI Indonesia, dr Ivan Hoesada, madu sangat baik dikonsumsi tiga kali sehari oleh orang dalam kondisi normal. Namun, jumlahnya bisa ditingkatkan hingga empat sampai lima kali sehari bagi atlet atau pasien dalam masa penyembuhan. Pada kondisi tertentu, khususnya untuk para atlet, madu sangat baik untuk lebih sering dikonsumsi, karena dapat langsung menghasilkan glikogen yang langsung memproduksi energy. Madu juga dapat dikonsumsi kapan saja, namun untuk orang yang kurang nafsu makan, madu baik dikonsumsi sebelum makan. Mengkonsumsi madu sangat perlu diperhatikan bagi penderita gagal ginjal dan diabetes, karena konsumsinya harus dibatasi. Kalau untuk penderita gagal ginjal dan diabetes, maksimal konsumsinya adalah dua kali sehari. Dan cara mengonsumsinya juga harus dilarutkan dengan air.

 

Sumber :

www.benefits-of-honey.com

http://www.republika.co.id

Tags:

Artikel Terkait